Menlu Singapura Puji Tim SAR RI Terkait Erupsi Gunung Dukono

- Menlu Singapura Vivian Balakrishnan memuji keberanian lebih dari 150 personel SAR Indonesia yang mengevakuasi korban erupsi Gunung Dukono di tengah kondisi vulkanik dan cuaca ekstrem.
- Vivian bersama Menlu RI Sugiono menyampaikan belasungkawa kepada keluarga tiga korban, termasuk dua warga Singapura, serta menyoroti pentingnya dukungan Indonesia dalam situasi krisis tersebut.
- Respons cepat dan empati Indonesia dinilai mencerminkan kedekatan emosional antara rakyat kedua negara, memperkuat hubungan RI-Singapura tidak hanya secara diplomatik tetapi juga melalui solidaritas kemanusiaan.
Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan menyampaikan apresiasi mendalam kepada tim pencarian dan penyelamatan Indonesia yang terlibat dalam proses evakuasi korban di Gunung Dukono, Maluku Utara. Ucapan itu disampaikan Vivian saat bertemu Menteri Luar Negeri RI Sugiono di Gedung Pancasila, Jakarta.
Dalam pernyataannya, Vivian menyoroti besarnya risiko yang dihadapi tim SAR Indonesia saat menjalankan operasi pencarian di tengah aktivitas vulkanik dan cuaca buruk.
Peristiwa tersebut menewaskan tiga orang pada 8 Mei lalu, terdiri dari satu warga Indonesia dan dua warga Singapura.
“Saya ingin menyampaikan apresiasi terdalam kami kepada tim pencarian dan penyelamatan. Lebih dari 150 personel profesional Indonesia mengambil risiko besar bagi diri mereka sendiri dalam situasi yang sangat sulit,” ujar Vivian Balakrishnan.
1. Tim SAR hadapi kondisi berbahaya

Mengenakan batik, Vivian mengatakan proses pencarian berlangsung dalam situasi yang tidak mudah karena Gunung Dukono masih mengalami erupsi saat operasi berjalan.
“Dengan gunung berapi yang masih meletus dan kondisi cuaca buruk, mereka berada dalam risiko yang sangat besar,” katanya.
Menurut dia, masyarakat Singapura juga mengikuti perkembangan pencarian tersebut dengan penuh perhatian. “Di Singapura kami juga berharap dan berdoa untuk keselamatan tim pencarian dan penyelamatan,” ujarnya.
Ia menilai keberanian tim SAR Indonesia menjadi hal yang sangat berarti bagi keluarga korban maupun masyarakat Singapura.
2. Singapura sampaikan duka mendalam

Selain menyampaikan apresiasi, Vivian dan Sugiono juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. “Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga yang terlibat,” kata Vivian.
Peristiwa di Gunung Dukono menjadi perhatian di Singapura karena operasi pencarian berlangsung dalam kondisi berbahaya dan memerlukan keterlibatan besar dari tim penyelamat Indonesia.
Vivian menyebut dukungan Indonesia dalam situasi krisis menunjukkan eratnya hubungan kedua negara.
3. Hubungan RI-Singapura dinilai sangat dekat

Menurut Vivian, respons cepat Indonesia mencerminkan hubungan emosional yang kuat antara masyarakat Indonesia dan Singapura.
“Insting untuk saling menjaga dan melindungi satu sama lain di masa krisis benar-benar mencerminkan kedekatan hati antara rakyat Indonesia dan Singapura,” ujarnya.
Ia pun meminta Sugiono menyampaikan langsung rasa terima kasih pemerintah Singapura kepada tim SAR di Maluku Utara. “Hal seperti ini tidak bisa dibayar atau dituntut. Anda hanya bisa berharap dan mengandalkan kuatnya hubungan antara dua negara kita,” kata Vivian.
Ia menegaskan hubungan Indonesia dan Singapura selama ini tidak hanya dibangun melalui kerja sama formal, tetapi juga solidaritas saat menghadapi situasi sulit.



















