PM Albania Tuduh Kosovo Ikut Campur Demo Tolak Proyek Hotel Mewah

- PM Albania Edi Rama menuding Partai Vetëvendosje dari Kosovo ikut menggerakkan demonstrasi besar menolak proyek hotel mewah yang terkait menantu Donald Trump.
- Rama menyebut keterlibatan warga Albania dari Kosovo dan Makedonia Utara mencoreng citra diaspora, sementara Menteri Dalam Negeri menegaskan hubungan baik antara Albania dan Kosovo tetap terjaga.
- Protes anti-korupsi di Albania telah berlangsung 21 hari dengan ribuan peserta, termasuk diaspora, menuntut perubahan kebijakan dan desakan agar PM Rama mundur.
Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri (PM) Albania, Edi Rama, menuding Partai Vetëvendosje di Kosovo ikut menggerakkan demonstrasi di negaranya. Menurutnya, partai itu telah mendorong warga Albania di Kosovo dan Makedonia Utara untuk ikut demo.
“Saya pikir PM Kosovo, Albin Kurti tidak terlibat dalam intervensi demonstrasi di Albania. Namun, Partai Vetëvendosje terlibat dalam kekacauan di Albania saat ini,” terang Rama, dikutip dari Koha, Senin (22/6/2026).
Beberapa pekan terakhir, Albania dilanda demonstrasi besar-besaran. Ribuan warga turun ke jalan menolak proyek pembangunan hotel mewah afiliasi menantu Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.
1. Sebut mencemarkan nama baik diaspora Albania di Kosovo dan Makedonia Utara

Rama mengucapkan bahwa terdapat rombongan warga Albania dari Pristina dan Tetovo yang tiba di Tirana. Mereka sudah merusak citra diaspora Albania di Kosovo dan Makedonia Utara.
“Diaspora Albania di Kosovo dan Makedonia Utara datang ke Tirana hanya untuk menggulingkan pemerintah Albania. Siapapun yang mendukung aksi ini mengeluarkan uang hanya untuk merusak citra warga Albania di Kosovo dan Makedonia Utara,” terangnya.
Sebelum menuding Partai Vetëvendosje di Kosovo, Rama sudah menuding Iran sebagai dalang aksi ini. Kemudian, ia menuding Serbia dan Yunani ikut andil dalam demonstrasi besar di Albania.
2. Peringatkan bahwa Rama adalah orang pertama yang akui Kosovo

Menteri Dalam Negeri Albania, Bestfort Lamallari, mengingatkan bahwa Rama adalah orang pertama yang mau mengakui kemerdekaan Kosovo. Komentar ini mengenai pengibaran bendera Tentara Pembebasan Kosovo (KLA).
Ia menyebut bahwa pengibaran bendera KLA diperbolehkan di Albania. Namun, bendera tersebut seharusnya menjadi simbol dari perlawanan kepada agresor bukan perlawanan antarsaudara dan sesama warga Albania.
Lamallari mengatakan bahwa Albania dan Kosovo memiliki hubungan baik dalam keamanan. Albania dan Kosovo sudah berkontribusi besar pada keamanan, ketertiban, dan stabilitas di kawasan Balkan Barat.
3. Warga Albania lanjutkan protes tolak korupsi di negaranya

Ribuan warga Albania kembali melanjutkan protes menolak pembangunan hotel mewah afiliasi menantu Trump. Demonstrasi ini sudah memasuki hari ke-21 dan dilakukan oleh ribuan orang termasuk diaspora Albania di luar negeri.
Dilansir Fox News, Aktor Albania, Florjan Binaj, mengatakan bahwa demonstrasi ini menjadi yang terbesar sejak 1991. Menurutnya, demonstrasi ini benar-benar kuat dan mendorong pemerintah untuk mengubah kebijakannya dan memberantas korupsi di Albania.
“Rencana dari demonstrasi ini adalah melakukan aksi selama mungkin. Demonstran menginginkan Rama mundur dari jabatannya dan memberikan jalan bagi pemerintahan alternatif untuk memberikan kebaikan bagi Albania,” katanya.















