Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Daniel Ortega Sebut Trump Terkena Tekanan Mental akibat Perang

Daniel Ortega Sebut Trump Terkena Tekanan Mental akibat Perang
Presiden Nikaragua, Daniel Ortega. (X Insurgent Times/ConflictCollec1)
Intinya Sih
  • Presiden Nikaragua Daniel Ortega menilai Donald Trump mengalami tekanan mental setelah meluncurkan serangan ke Iran dan menyebutnya kehilangan akal sehat.
  • Ortega mengkritik unggahan gambar AI di media sosial Trump yang menggambarkan dirinya seperti Yesus Kristus, menudingnya tidak pantas dengan tindakan yang telah dilakukan.
  • Pemerintah AS menjatuhkan sanksi kepada anak-anak Ortega serta industri emas Nikaragua, sementara Marco Rubio menyatakan Nikaragua kini menjadi fokus utama tekanan politik AS di Amerika Latin.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Presiden Nikaragua, Daniel Ortega mengatakan bahwa Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengalami tekanan mental usai meluncurkan serangan ke Iran. Ia bahkan menyebut Trump kehilangan akal sehatnya. 

“Perang yang dilancarkannya adalah cara presiden AS saat ini seperti seseorang yang kehilangan akal sehat dan percaya bahwa dia dapat melakukan apapun dan segala kejahatan,” ungkapnya, dikutip dari The Tico Times, Rabu (22/4/2026). 

Pernyataan Ortega disampaikan saat acara Perdamaian dan Rekonsiliasi untuk mengenang demonstrasi besar 2018. Menurutnya, demonstrasi tersebut adalah percobaan kudeta yang didukung AS. 

1. Ortega kritik gambar Trump di akun media sosialnya

Presiden Nikaragua, Daniel Ortega (tengah). (Ricardo Patiño, CC BY-SA 2.0, via Wikimedia Commons)
Presiden Nikaragua, Daniel Ortega (tengah). (Ricardo Patiño, CC BY-SA 2.0, via Wikimedia Commons)

Pada saat yang sama, Ortega mengkritik gambar buatan artificial intelligence (AI) di media sosial Truth Social. Gambar tersebut menunjukkan Trump yang menyerupai Yesus Kristus. 

“Dia menaruh gambar berpakaian seperti Yesus Kristus dan menyembuhkan orang-orang. Seberapa banyak orang yang disembuhkannya? Rakyat Amerika dan orang di dunia akan menahannya untuk menemukan seberapa banyak yang sudah dibunuhnya,” katanya. 

2. AS beri sanksi anak Ortega dan industri emas Nikaragua

Bendera Nikaragua sedang berkibar.
potret bendera Nikaragua (pexels.com/aboodi vesakaran)

Pekan lalu, AS sudah menjatuhkan sanksi kepada dua anak Ortega dan Wakil Presiden Nikaragua, Rosario Murillo. Selain itu, Washington juga menetapkan sanksi kepada pejabat dan perusahaan yang berhubungan dengan industri emas Nikaragua. 

“AS tidak akan membiarkan penyitaan aset milik Amerika secara ilegal dan akan melanjutkan target aliran pendapatan yang akan memperkuat kedudukan dari rezim korup Ortega-Murillo di Nikaragua,” terang Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, dikutip dari Border Report.

3. Rubio sebut Nikaragua jadi target AS selanjutnya

Marco Rubio sedang berbicara di hadapan banyak orang.
potret Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio (commons.wikimedia.org/Gage Skidmore)

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio mengatakan akan membuka front baru dalam menekan Nikaragua. Menurutnya, Nikaragua bukan lagi kekhawatiran kedua bagi AS di Amerika Latin melainkan menjadi yang utama. 

“Hampir 8 tahun lalu, rezim diktator Rosario Murillo dan Daniel Ortega meluncurkan upaya represif kepada warga Nikaragua. Protes ini telah membuat lebih dari 325 orang tewas,” ungkapnya, dilansir The Latin Times.

Pada April 2018, demonstrasi besar terjadi di Nikaragua untuk menolak reformasi jaminan sosial. Sejak saat itu, pemerintah Nikaragua melakukan upaya represif untuk meredam protes dan memenjarakan atau mengusir oposisi. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Related Articles

See More