Comscore Tracker

Tiongkok vs Amerika Serikat, Siapa yang Dipilih Asia Tenggara?

Indonesia termasuk yang pilih merapat ke AS tahun ini

Jakarta, IDN Times – Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok adalah mitra dekat Asia Tenggara dalam berbagai hal. Namun menurut survei tahunan lembaga think tank Singapura ISEAS Yusof-Ishak Institute, dukungan Asia Tenggara untuk AS tampaknya meningkat setelah Joe Biden memenangkan pemilihan presiden di AS.

Dari survei Negara Bagian Asia Tenggara yang dirilis minggu lalu diketahui bahwa 61,5 persen responden lebih suka bersekutu dengan AS daripada Tiongkok jika wilayah tersebut dipaksa untuk memihak. Jumlah itu meningkat dari 53,6 persen yang memilih AS daripada Tiongkok dalam survei yang sama tahun lalu.

“Dukungan kawasan untuk Washington mungkin telah meningkat sebagai hasil dari prospek Pemerintahan Biden yang baru,” menurut hasil survei tersebut, sebagaimana dilaporkan CNBC, Selasa (16/2/2021).

Baca Juga: Perang Dagang Trump Lewat, Lawan Industri Lobster AS Kini COVID-19 

1. Survei melibatkan 1.000 responden dari 10 negara ASEAN

Tiongkok vs Amerika Serikat, Siapa yang Dipilih Asia Tenggara?ANTARA FOTO/REUTERS/Thomas Peter

Menurut laporan, survei itu dilakukan dari 18 November tahun lalu hingga 10 Januari tahun ini atau setelah Biden diproyeksikan untuk mengalahkan Donald Trump dalam pemilihan umum hingga sebelum ia dilantik sebagai presiden.

Survei tersebut melibatkan lebih dari 1.000 responden dari 10 negara anggota Association of Southeast Asian Nations atau ASEAN. Responden dari survei itu termasuk pejabat pemerintah, pengusaha, serta analis dari akademisi, think tank, dan lembaga penelitian.

2. Indonesia memilih AS

Tiongkok vs Amerika Serikat, Siapa yang Dipilih Asia Tenggara?Presiden Amerika Serikat Joe Biden saat menandatangani perintah eksekutif pada Minggu (7/2/2021). (Facebook.com/President Joe Biden)

Menurut laporan, tahun lalu hanya ada tiga negara Asia Tenggara yang mayoritas respondennya memilih AS dibanding Tiongkok. Sementara tahun ini jumlahnya telah meningkat menjadi tujuh. Negara Asia Tenggara yang beralih kubu itu termasuk Kamboja, Indonesia, Malaysia, dan Thailand, kata laporan itu.

Meskipun demikian, sebagian besar responden survei memilih Tiongkok, daripada AS, ASEAN, dan lainnya, sebagai kekuatan paling berpengaruh di Asia Tenggara.

“Sekitar 76,3 persen responden memilih Tiongkok sebagai kekuatan ekonomi paling berpengaruh, sementara 49,1 persen memilih Tiongkok sebagai kekuatan politik dan strategis yang paling berpengaruh,” jelas laporan itu.

Baca Juga: Tiongkok Kalahkan AS Jadi Mitra Dagang Terbesar UE

3. Posisi Asia Tenggara

Tiongkok vs Amerika Serikat, Siapa yang Dipilih Asia Tenggara?Ilustrasi ASEAN dan 10 negara anggotanya (www.asean-competition.org)

Asia Tenggara, rumah bagi beberapa negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia, telah terperangkap di tengah persaingan AS-Tiongkok dalam beberapa tahun terakhir. Baik Tiongkok maupun AS adalah mitra terdekat kawasan.

Namun hubungan kawasan dengan AS telah agak renggang di bawah kepemimpinan Mantan Presiden Donald Trump. Itu terjadi karena Trump menarik AS keluar dari Trans-Pacific Partnership, pakta perdagangan besar yang mencakup beberapa negara Asia Tenggara.

Pejabat tinggi pemerintah AS juga sering tidak hadir di pertemuan regional yang penting. Sementara di sisi lain, Tiongkok terus mempererat hubungannya dengan kawasan melalui berbagai program termasuk investasi infrastruktur di bawah Belt and Road Initiative.

Tetapi survei ISEAS terbaru menemukan bahwa mayoritas responden atau sekitar 68,6 persen responden optimis bahwa AS di bawah Biden akan meningkatkan keterlibatannya di Asia Tenggara. Kepercayaan kawasan pada AS juga melonjak dari 30,3 persen tahun lalu menjadi 48,3 persen dalam survei terbaru.

“Hanya waktu yang akan memberi tahu apakah kepercayaan baru kawasan itu pada AS salah tempat atau tidak,” kata laporan itu.

Baca Juga: Joe Biden Ingatkan Tiongkok Bisa Kalahkan AS Dalam Proyek Investasi

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya