Studi dalam Scientific Reports pada 2023 meneliti latihan lompatan dua kaki selama enam minggu. Sebanyak 34 pelari amatir menyelesaikan penelitian. Kelompok latihan melakukan sesi harian 5 menit, termasuk jeda istirahat, sambil mempertahankan latihan biasanya.
Dibanding kelompok kontrol, efisiensi lari membaik pada kecepatan 12 dan 14 kilometer per jam, tetapi perbedaannya tidak bermakna pada 10 kilometer per jam. Artinya, kebutuhan oksigen pada kecepatan tertentu berkurang.
Namun, penelitian ini menguji lompatan dua kaki dengan instruksi khusus, sehingga hasilnya tidak otomatis berlaku untuk semua variasi pogo jumps. Peneliti juga tidak menguji waktu lomba atau mengukur perubahan sifat tendon secara langsung.