Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

98 Korporasi Diduga Terlibat Karhutla, Kapolri: Ada Pihak Asing, Negara Tetangga

1 min read
98 Korporasi Diduga Terlibat Karhutla, Kapolri: Ada Pihak Asing, Negara Tetangga
Pelantikan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (Youtube/Sekretariat Presiden)
  • Bareskrim Polri menyelidiki 98 korporasi yang diduga terlibat kasus karhutla dan menaikkan seluruh laporan tersebut ke tahap penyidikan.

  • Kapolri menyampaikan perkembangan penyidikan setelah rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta.

  • Polri menyebut ada keterlibatan asing dan akan segera mengumumkan tersangka, termasuk pemilik serta pemegang saham perusahaan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Bayu mengatakan, saat ini Bareskirm Polri menyelidiki 98 korporasi diduga terlibat kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menurutnya, proses hukum sudah naik dalam tahap penyidikan.

Hal itu Kapolri sampaikan usai rapat terbatas terkait karhutla di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (19/10/2026), bersama Presiden Prabowo Subianto.

"Per hari ini dari Bareskrim penyelidikan 98 LP (laporan polisi) naik sidik 98 kasus terkait korporasi, 98 LP yang naik sidik terkait korporasi ke tingkat penyidikan, ada 98 kasus untuk itu tentunya penyidik masih kumpulkan alat-alat bukti," ujar Suyudi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (19/10/2026).

Suyudi mengatakan, Polri akan segera mengumumkan tersangka dalam kasus karhutla. Namun, dia masih enggan mengungkap siapa saja yang akan menjadi calon tersangka

"Dalam waktu dekat kita akan tetapkan para tersangka, baik pemilik perusahaan dan pemegang sahamnya, yang bertanggungjawab pada terjadinya karhutla di Indonesia," ucap dia.

Menurutnya, ada keterlibatan asing dalam kasus karhutla di Indonesia. Dia mengatakan, ada perusahaan yang pemiliknya warga negara asing (WNA) ikut membakar hutan dan lahan.

"Tapi yang jelas, ada keterlibatan pihak asing. Ya, ada negara tetangga," kata dia.

    Share Article
    Editorial Team

    Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

    Related Articles

    See More