Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ahmad Muzani Ingatkan Falsafah Jawa di Sidang Tahunan MPR

Ahmad Muzani Ingatkan Falsafah Jawa di Sidang Tahunan MPR
Ketua MPR RI Ahmad Muzani membuka Sidang Tahunan MPR 2026 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna I Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat (14/8/2026). (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
  • Ketua MPR Ahmad Muzani menegaskan persatuan harus dijaga tanpa mengorbankan ruang kritik dan perbedaan pendapat.
  • Menurut Muzani, persatuan perlu dirawat melalui keadilan, keteladanan, dialog, serta rasa saling percaya antarmasyarakat.
  • Dalam sidang tahunan, Muzani mengutip falsafah Jawa untuk mengingatkan sikap berbangsa: berjuang tanpa massa, berwibawa tanpa kesaktian, kaya tanpa harta, dan menang tanpa merendahkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menegaskan persatuan harus dijaga tanpa mengorbankan ruang untuk menyampaikan kritik dan perbedaan pendapat.

Menurutnya, persatuan harus dirawat melalui keadilan, keteladanan, dialog, dan rasa saling percaya.

"Karena itu, menjaga persatuan berarti menjaga keadilan. Kritik tidak boleh digunakan untuk merobek persatuan, sebaliknya persatuan juga tidak boleh digunakan untuk meredam perbedaan pendapat," kata Muzani dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Muzani juga mengutip falsafah Jawa sebagai pengingat dalam menjaga sikap di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Dalam falsafah Jawa kita diingatkan untuk bersikap, Nglurug Tanpo Bolo, Sekti Tanpo Aji-aji, Sugih Tanpo Bondho, Menang Tanpo Ngasorake," ujarnya.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More