Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Prabowo Puji DPR Rampungkan 13 RUU Jadi UU hingga Juli 2026

Prabowo Puji DPR Rampungkan 13 RUU Jadi UU hingga Juli 2026
Presiden RI, Prabowo Subianto memberikan pidato dalam dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD 2026 di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026). (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
  • Presiden Prabowo memuji DPR RI yang disebut telah menyelesaikan 13 RUU menjadi undang-undang hingga Juli 2026.
  • Salah satu regulasi yang disahkan ialah UU Nomor 2 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga, sebagai pengakuan martabat dan hak perlindungan pekerja.
  • DPD RI menghimpun 10.883 aspirasi dari 38 provinsi untuk masukan rencana kerja pemerintah 2026, serta mendorong RUU Daerah Kepulauan dalam pembahasan tripartit.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto memuji DPR RI sebagai lembaga legislatif yang telah menyelesaikan sebanyak 13 Rancangan Undang-Undang (RUU) sampai bulan Juli 2026.

Presiden Prabowo Subianto menyebutkan, salah satu RUU yang telah disahkan menjadi UU adalah UU Nomor 2 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT).

"DPR bersama pemerintah telah menyelesaikan 13 rancangan undang-undang sampai bulan Juli 2025. Salah satunya adalah Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga," kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/8/2026).

Kepala Negara mengatakan, UU PPRT menjadi pengakuan negara bahwa setiap pekerjaan memiliki nilai martabat, dan setiap pekerja berhak mendapat perlindungan.

Selain itu, Prabowo juga mengungkapkan DPD RI telah menghimpun 10.883 aspirasi dari 38 provinsi dan membawanya ke dalam dialog bersama pemerintah, dalam hal ini Bappenas dan kementerian-kementerian lainnya sebagai masukan bagi rencana kerja pemerintah 2026.

"DPD juga terus memperjuangkan Rancangan Undang-Undang Daerah Kepulauan yang kini sudah masuk pembahasan tripartit bersama DPR dan pemerintah. Insyaallah akan selesai," ucap dia.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More