Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

CEK FAKTA: Prabowo Klaim Harga Pupuk Turun 20 Persen, Benarkah?

CEK FAKTA: Prabowo Klaim Harga Pupuk Turun 20 Persen, Benarkah?
Presiden RI, Prabowo Subianto memberikan pidato dalam dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD 2026 di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026). (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
  • Prabowo mengklaim harga pupuk turun 20 persen, ketersediaan meningkat, dan akses petani lebih mudah dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR 2026.
  • Penurunan 20 persen didukung kebijakan HET pupuk bersubsidi sejak 22 Oktober 2025, termasuk urea menjadi Rp1.800, NPK Rp1.840, dan organik Rp640 per kilogram.
  • Klaim sebagai penurunan pertama dalam sejarah RI perlu dibatasi pada HET pupuk bersubsidi; pemerintah juga menyederhanakan distribusi melalui KTP, persetujuan kepala desa, dan pemangkasan aturan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengklaim saat ini harga pupuk di Indonesia berhasil diturunkan sebesar 20 persen dan disebut sebagai pertama kali dalam sejarah Indonesia. Hal itu disampaikan Prabowo dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI 2026.

"Harga pupuk berhasil kita turunkan 20 persen. Hal ini terjadi pertama kali dalam sejarah negara kesatuan Republik Indonesia, pertama kali harga pupuk dapat kita turunkan kepada rakyat," ujarnya, Jumat (14/8/2026).

Dia juga mengatakan volume pupuk bertambah dan petani lebih mudah mendapatkannya. Namun, klaim tersebut tidak punya dasar angka. Selain itu, frasa "pertama dalam sejarah RI" tidak sepenuhnya benar.

Memang, harga pupuk turun 20 persen. Itu terjadi karena pemerintah menetapkan penurunan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20 persen yang dimulai sejak 22 Oktober 2025.

Contohnya adalah harga urea dari Rp2.250 turun menjadi Rp1.800 per kilogram, NPK dari Rp2.300 ke angka Rp1.840 per kilogram hingga pupuk organik dari Rp800 ke harga Rp640 per kilogram. Angka tersebut tercantum dalam kebijakan Kementerian Pertanian. Jadi, kalau Prabowo mengatakan harga pupuk bersubsidi turun 20 persen, itu adalah hasil kebijakan dan angka HET yang mendukungnya.

Ini bukan kali pertama Prabowo mengatakan penurunan harga pupuk menjadi yang pertama dalam sejarah Indonesia. Pernyataan itu juga disampaikan olehnya saat Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (20/05/2026). Tapi ada perbedaan penting, yakni penurunan pertama kali dalam sejarah Indonesia terjadi dalam konteks penurunan HET pupuk bersubsidi.

Dia juga menyampaikan di saat harga pupuk subsidi turun, volume ketersediaannya bertambah. Dalam sambutannya pada peresmian RDMP Pertamina, Prabowo mengatakan meskipun harga diturunkan, volume pupuk justru naik 700 ribu ton.

"Sehingga, saat ini masyarakat mudah mendapatkan pupuk," kata Prabowo.

Pemerintah memang mengubah mekanisme distribusi. Salah satu klaimnya, petani cukup membawa KTP dan mendapat persetujuan kepala desa, sehingga proses penebusan lebih sederhana. Prabowo juga pernah mengklaim 145 aturan dihilangkan/dipangkas dan proses distribusi dibuat lebih sederhana.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More