Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Angka Kecelakaan Arus Balik Lebaran Turun 5,3 Persen, Didominasi Pemotor

Angka Kecelakaan Arus Balik Lebaran Turun 5,3 Persen, Didominasi Pemotor
Potret lalu lintas KM 166 Cipali pada Sabtu siang (IDN Times/Inin Nastain)
Intinya Sih
  • Angka kecelakaan arus Lebaran turun 5,3 persen secara nasional, dengan korban meninggal dunia berkurang hingga 30,4 persen menurut data Jasa Raharja dan Korlantas Polri.
  • Kecelakaan masih didominasi kendaraan roda dua di jalur non-tol, sementara rekayasa lalu lintas seperti one way dan contraflow dinilai efektif menekan risiko kecelakaan.
  • Jasa Raharja telah menyalurkan santunan senilai sekitar Rp11,9 miliar kepada keluarga korban, bersamaan dengan pembukaan tahap pertama sistem one way arus balik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Angka kecelakaan lalu lintas nasional selama periode arus Lebaran tahun ini tercatat mengalami penurunan sebesar 5,3 persen. Meski secara volume kejadian menurun, kecelakaan di jalan arteri terpantau masih didominasi oleh kendaraan roda dua atau sepeda motor.

Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menjelaskan, selain penurunan jumlah kecelakaan, tingkat fatalitas atau korban meninggal dunia juga merosot tajam.

"Berdasarkan data yang kami himpun bersama Korlantas, kami dari Jasa Raharja melaporkan, seperti yang tadi juga disampaikan oleh Bapak Kakorlantas, hingga kemarin kami mendata jumlah kecelakaan secara nasional peristiwanya turun 5,3 persen dan jumlah korban meninggal dunia atau fatalitas seperti yang juga tadi disampaikan turun 30,4 persen,” ujar Awaluddin, Jumat (27/3/2026).

1. One way hingga contraflow dinilai ampuh

Inin Nastain IDN Times/ TIP KM 166 Cipali
Inin Nastain IDN Times/ TIP KM 166 Cipali

Awaluddin menilai efektivitas rekayasa lalu lintas yang diawasi Korlantas Polri menjadi kunci utama dalam menekan angka kecelakaan. Strategi seperti one way hingga contraflow dinilai ampuh meminimalkan risiko di jalur mudik.

"Dominasi peristiwa kecelakaan masih didominasi oleh kendaraan bermotor roda dua. Dan hal-hal yang berkaitan dengan peristiwa kecelakaan di area non-tol ini juga masih menjadi satu hal yang perlu pengaturan," ujar Awaluddin.

2. Jasa Raharja telah menyalurkan santunan

Inin Nastain/ lalu lintas Cipali arah Cirebon
Inin Nastain/ lalu lintas Cipali arah Cirebon

Hingga saat ini, Jasa Raharja telah menyalurkan santunan kepada keluarga korban kecelakaan dengan total nilai mencapai belasan miliar rupiah.

"Terhadap seluruh korban yang meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan yang tadi disampaikan, kami sudah menyalurkan santunan kepada keluarga korban maupun ahli waris sampai dengan kemarin nilainya Rp11,9 miliar," ujar Awaluddin.

3. One way tahap pertama dibuka pagi ini

Lalu lintas di Tol Cipali KM 166 arah Cikopo-Palimanan. (IDN Times/Inin Nastain)
Lalu lintas di Tol Cipali KM 166 arah Cikopo-Palimanan. (IDN Times/Inin Nastain)

Senada dengan Jasa Raharja, Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, mengonfirmasi data penurunan fatalitas sebesar 30,4 persen tersebut sudah tervalidasi melalui pengecekan lapangan.

"Pada kesempatan ini juga, kami laporkan Pak Menteri, hasil analisa dan Kamseltibcarlantas, jumlah kecelakaan dalam rangka Operasi Ketupat ada penurunan fatalitas korban sebanyak 30,4 persen. Jadi ini sudah firm. Kami melakukan cek kejadian peristiwa kecelakaan," kata Agus.

Agus menyatakan, penurunan angka kecelakaan sebesar 5,3 persen ini menjadi evaluasi penting di tengah upaya petugas mengamankan arus balik yang mulai diberlakukan sistem one way.

"Peristiwa kecelakaan selama Operasi Ketupat, ada penurunan 5,3 persen. Jadi, sementara itu yang bisa kami sampaikan, Pak Menteri. Kami masih berada di lapangan dalam rangka mengamankan arus balik yang pagi ini sudah kita buka one way tahap pertama," kata dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in News

See More