Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bos Agrinas Sebut Sudah Ada 18.672 Bangunan Kopdes

Bos Agrinas Sebut Sudah Ada 18.672 Bangunan Kopdes
Direktur Agrinas Joao Angelo de Sousa Mota ketika ditemui di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. (IDN Times/Santi Dewi)
Intinya Sih
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • PT Agrinas mencatat 18.762 bangunan Kopdes, dengan 3.558 masih dibangun dan 1.021 sudah beroperasi; target tiga pekan ke depan mencapai 35.000 bangunan.
  • Sebanyak 33.785 calon manajer telah menyelesaikan pelatihan militer dan manajerial. Penempatan serta kontrak kerja diatur panitia pusat, sementara besaran gaji masih dibahas berdasarkan daerah.
  • Gaji manajer Kopdes ditanggung APBN selama dua tahun pertama. Lima calon manajer meninggal saat pelatihan, sehingga Kemhan mengubah format pendidikan dari Komcad menjadi bela negara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo de Sousa Mota, mengatakan, sejauh ini terdapat 18.762 bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Namun, dari angka tersebut, sebanyak 3.558 kopdes atau kelurahan yang masih dalam tahap pembangunan.

"Dan yang sudah mulai beroperasi hari ini mencapai 1.021 kopdes," kata Joao di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Jumat (31/7/2026).

Kemudian, sudah ada 33.785 calon manajer yang menyelesaikan pendidikan dan latihan. Jumlah calon manajer yang telah menyelesaikan pendidikan dan latihan jauh lebih besar dari ketersediaan jumlah bangunan Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih.

Di dalam pendidikan, para manajer melakoni latihan dasar militer selama 30 hari. Kemudian, 15 hari mempelajari materi manajerial.

"Jadi, teman-teman yang sudah dilatih ini akan segera kami deploy ke tempat-tempat yang sudah beroperasi," kata dia.

Dia memprediksi, dalam tiga pekan ke depan, bakal ada 35 ribu bangunan kopdes yang terbangun.

Sementara, Sekretaris Perusahaan PT Agrinas Jaladri Nusantara, Febi Chadimun Putra, mengatakan, Kampung Nelayan Merah Putih sudah terdaftar di 100 titik pada 2025.

"Tapi, untuk tahun ini target totalnya adalah 1.369 titik dan semua sedang dalam proses pembangunan," kata Febi.

1. Penentuan gaji calon manajer akan ditentukan berdasarkan daerah penempatan

Calon manajer kopdes merah putih
Ribuan calon manajer kopdes merah putih dan kampung nelayan merah putih yang menuntaskan 45 hari pendidikan. (IDN Times/Santi Dewi)

Ketika IDN Times tanyakan berapa rentang gaji yang akan diperoleh calon manajer kopdes dan kampung nelayan, Joao menyebut hal tersebut bakal dibahas dalam rapat lintas instansi yang digelar Jumat pukul 13.00 WIB.

"Gajinya lagi dibahas, hari ini akan diputuskan dan diumumkan. Rate-nya akan ditentukan sesuai daerah masing-masing. Nanti akan diputuskan yang paling bijak seperti apa," kata Joao.

Setelah dinyatakan lulus, maka 33.875 para calon manajer itu bakal memperoleh ijazah dan ditawarkan kontrak kerja. Usai mereka selesai mengikuti pendidikan, calon manajer koperasi desa dan kampung nelayan kembali ke tempat masing-masing.

"Nanti, akan ada pemanggilan yang akan langsung dilaksanakan oleh panitia pusat dan penempatan nanti ditentukan oleh panitia pusat, dalam hal ini BP BUMN," kata Sekretaris Jenderal Kemhan, Letjen Tri Budi Utomo.

Informasi tentang kapan puluhan ribu calon manajer itu mulai bekerja pun akan disampaikan lebih lanjut oleh panitia seleksi pusat yang terdiri dari berbagai lintas instansi.

"Yang mengatur adalah BP BUMN karena mereka nanti ada penugasan dalam kurun waktu tertentu, yakni selama dua tahun," kata dia.

2. Gaji manajer kopdes ditanggung APBN selama dua tahun

antarafoto-latsarmil-calon-manajer-koperasi-desa-merah-putih-1782645073.jpg
Peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meneriakkan yel-yel saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026). (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Sebelumnya, Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, memastikan gaji manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) selama 2 tahun pertama operasional. Setelah masa dua tahun tersebut berakhir, kata dia, pembiayaan gaji manajer akan bersumber dari pendapatan koperasi yang telah beroperasi secara mandiri.

"Sementara (menggunakan) APBN selama dua tahun," kata Ferry pada Selasa, 28 Juli 2026.

Namun, politisi Partai Gerindra itu belum dapat memastikan nominal gaji yang akan diterima oleh manajer KDKMP. Menurut dia, besaran gaji manajer masih dalam tahap pembahasan dan akan diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) tentang operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang saat ini sedang difinalisasi.

"Lagi finalisasi. Dalam minggu depan sih sudah (terbit) Perpresnya," kata dia.

Dia juga menegaskan skema pembiayaan dari APBN hanya berlaku bagi manajer koperasi. Sementara itu, gaji pegawai koperasi lainnya akan menjadi tanggung jawab masing-masing koperasi dan dibayarkan dari pendapatan usaha koperasi.

3. Lima calon manajer kopdes meninggal saat mengikuti pelatihan dasar militer

Ilustrasi Jenazah. (IDN Times/Esti Suryani)
Ilustrasi Jenazah. (IDN Times/Esti Suryani)

Sementara, selama proses pendidikan latsar militer digelar di satuan pendidikan di seluruh Indonesia, ada lima calon manajer kopdes yang meninggal dunia. Lantaran hal itu, Kemhan mengubah format pendidikan dari semula komponen cadangan (Komcad) menjadi bela negara.

Sekjen Kemhan, Letjen TNI Tri Budi Utomo, mengatakan, dengan adanya perubahan format pendidikan, maka berdampak pada pengurangan aktivitas fisik yang diikuti calon manajer Kopdes.

Berikut data lima calon manajer Kopdes yang meninggal saat mengikuti latihan dasar militer:

  1. Anisa Muyassaroh: meninggal pada 18 Juni 2026 di satuan pendidikan Dodikjur Rindam VI/Mulawarman, Balikpapan, Kalimantan Timur. Anisa dinyatakan meninggal akibat heat stroke
  2. Yonanda Muhammad Taufiq: meninggal pada 17 Juni 2026 di Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja, Sumatra Selatan. Yonanda meninggal akibat cardiac arrest atau henti jantung
  3. Novia Rahmadhani Sihotang: meninggal pada 23 Juni 2026 di satuan pendidikan Pusbahasa Kodiklatau Jakarta. Novia memiliki riwayat penyakit tuberkolosis.
  4. Muhamamd Rifki Renaldi Gunawan: meninggal pada Jumat, 26 Juni 2026 di satuan pendidikan Yon Parako 465. Sempat mengeluhkan sesak nafas pada Rabu, 24 Juni 2026, dan dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya kritis pada Kamis, 25 Juni 2026.
  5. Nola Dya Sari meninggal pada Jumat, 26 Juni 2026 di Dodik Bela Begara Rindam XII, Singkawang, Kalimantan Barat. Kesehatannya menurun ketika berada di dalam kelas. Ketika dirujuk ke Rumah Sakit Abdul Aziz Singkawang pada Jumat, 26 Juni 2026 pukul 20.20 WIB dilakukan berbagai upaya medis. Nola mengalami henti jantung.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More