Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[BREAKING] 384 Hari Dibui KPK, Syafruddin Sempat Menulis Satu Buku

[BREAKING] 384 Hari Dibui KPK, Syafruddin Sempat Menulis Satu Buku
(Eks Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional Syafruddin Arsyad Temenggung) ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Jakarta, IDN Times - Ada cerita unik selama eks Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenggung berada di dalam rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rupanya, ia sempat menulis satu buku berjudul "Bencana BLBI dan Krisis Ekonomi Indonesia" selama dibui 384 hari. 

"Buku ini saya tulis tangan selama berada di dalam (rutan KPK)," kata Syafruddin usai keluar dari rutan KPK pada Selasa malam (9/7). 

Ia akhirnya bisa menghirup udara bebas usai majelis hakim di Mahkamah Agung mengabulkan kasasi yang diajukan oleh pria berusia 58 tahun itu. Lalu, apa isi dari buku yang ia pamerkan ketika keluar dari rutan KPK itu? 

"Buku ini berisi latar belakang kasus ini, bagaimana masalah BLBI itu sendiri, saya jelaskan prosesnya," kata dia lagi. 

Ia berjanji akan berkumpul dengan media untuk menjelaskan isi buku tersebut. 

"Intinya di dalam buku ini tertulis bagaimana proses yang ada dalam memberikan SKL (surat keterangan lunas)," tutur Syafruddin. 

Ia pun mengaku tidak ingin berlama-lama di luar rutan KPK. Syafruddin mengaku rindu dengan keluarga dan ingin segera bertemu. 

"Saya kira demikian, saya sudah kangen keluarga nih," katanya. 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Santi Dewi
EditorSanti Dewi
Follow Us

Related Articles

See More

AS Jatuhkan Sanksi Baru ke Kuba, PBB Ingatkan Krisis Energi

14 Mei 2026, 05:09 WIBNews