Cegah Inflasi Akibat BBM Naik, Kota Depok Siapkan Bansos Rp4,9 Miliar

Depok, IDN Times - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) menuai keluhan masyarakat dan berpotensi menyebabkan terjadinya inflasi daerah. Mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah Kota Depok telah menyiapkan bantalan sosial untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) katagori prasejahtera dan rentan.
Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono mengatakan, Pemerintah Kota Depok telah menyiapkan sejumlah langkah mencegah inflasi daerah akibat kenaikan BBM. Hal itu sejalan dengan instruksi pemerintah pusat kepada daerah untuk menjaga inflasi tetap rendah.
"Semua pemerintah daerah untuk Dana Alokasi Umum (DAU) triwulan empat diberikan dua persen untuk bantalan sosial, itu arahan pemerintah pusat," ujar Imam, Kamis (8/9/2022).
1. Bantalan sosial untuk lansia, disabilitas dan masyarakat miskin sebesar Rp150 ribu

Imam menuturkan, apabila mengacu kepada instruksi pemerintah pusat, maka DAU Kota Depok sebanyak dua persen, dengan anggaran mencapai Rp4,9 miliar.
"Pemkot Depok akan memberikan bantalan sosial senilai Rp150 ribu kepada 2.000 KPM yang terdaftar sebagai warga miskin, lansia, dan disabilitas," tutur Imam.
Bantalan sosial ini juga akan diberikan kepada Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yaitu tenaga atau relawan sosial di lapangan. Bantuan akan diberikan selama tiga bulan mulai Oktober mendatang.
"Bantuan yang diberikan mulai Oktober hingga Desember 2022," terang Imam.
2. Sebanyak 4.000 supir angkot dan ojol mendapatkan bantuan

Pemerintah Kota Depok telah membuat program dan memetakan bantuan bantalan sosial di berbagai sektor pekerjaan masyarakat. Pemkot juga menggandeng transportasi online yang memberikan pelayanan jasa angkutan kepada masyarakat.
"Tambahan bantuan lainnya sebanyak 4.000 KPM, baik ojek online maupun sopir angkot," jelas Imam.
Secara terperinci, Pemerintah Kota Depok akan memberikan bantuan kepada pengemudi angkot dan ojek online yang terdaftar. Untuk sopir angkot, tercatat ada 2.000 KPM yang akan diberikan.
"Sedangkan ojek online sebanyak 2.000 KPM," lanjut Imam.
3. Sebanyak 85.191 KPM akan dapat bantuan dari pemerintah pusat

Masyarakat Depok tidak hanya menerima bantuan sosial dari pemkot, tapi juga dari pemerintah pusat. Tercatat sebanyak 85.191 KPM akan mendapatkan bantuan sesuai data pada Data Terpadu Kesejateraan Sosial (DTKS).
"Nantinya bantuan dari pemerintah pusat akan disalurkan langsung melalui PT. Pos Indonesia," tutur Imam.
Dia menambahkan, Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM yang diberikan pemerintah pusat sebesar Rp150 ribu. Adapun bantuan lainnya yaitu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebesar Rp200 ribu. Jika diakumulasikan, total bantuan dari pemerintah pusat untuk tiap KPM mencapai Rp500 ribu.
"Pemberiannya dilakukan dua bulan yaitu pada September dan Oktober," ucap Imam.


















