Cek Fakta: Pin Ibu Hamil Transportasi Umum Dijual Bebas Secara Online?

- Warganet ramai membahas penjualan pin ibu hamil palsu yang digunakan oknum untuk mendapat kursi prioritas di transportasi umum, menimbulkan keresahan bagi penumpang lain.
- Hasil penelusuran menunjukkan pin tanda ibu hamil memang dijual bebas di marketplace dengan harga Rp8.000–Rp17.000, bahkan beberapa toko mencatat ribuan penjualan.
- KAI Commuter menegaskan pin resmi hanya bisa didapat gratis lewat aplikasi C-Access dengan syarat tertentu dan memiliki logo serta masa berlaku sebagai pembeda dari versi palsu.
Jakarta, IDN Times - Warganet di jejaring media sosial dihebohkan dengan narasi yang menyebut bahwa pin penunjuk ibu hamil untuk mendapat tempat prioritas di transportasi umum dijual bebas secara online.
Kabar itu disampaikan sebuah akun jejaring media sosial yang mengeluhkan penjualan pin hamil rawan disalahgunakan oleh pihak tertentu. Salah satunya, ada penumpang yang pakai pin hamil agar mendapat tempat duduk prioritas di transportasi umum.
"SAKITT! skrg byk yang jual pin ibu hamil palsu di olshop Sbg karyawan yg PP tíap hari naik KRL, kita jg capek berdiri tp gak menghalalkan semua cara juga biar dpt kursi. Kasian yang bumil beneran, ntar dikira palsu pinnya," tulis akun tersebut dalam postingannya.
1. Dikeluhkan sejumlah warganet lainnya

Sementara, warganet lain mengisahkan pengalaman yang dialaminya saat menaiki transportasi Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line. Ia mengaku merasa tertipu karena ada seorang penumpang yang mengaku hamil dengan memakai pin tidak resmi.
Dalam postingannya, warganet pun mengunggah sebuah foto sambil membandingkan pin resmi dari kereta api Indonesia (KAI) dengan pin palsu yang dibeli secara daring.
"Jangan mau ke tipu sama manusia begini, hatihati guys. Kasian yg lebih layak membutuhkan. Jaman skrg udah kacau segala cara dihalalkan Jujur GERAM BGT LIAT MANUSIA LICIK BEGINI. KEJADIAN TADI PAGI KERETA. TIGARAKSA-TNH ABANG, dia juga transit nyambung ke kereta manggarai turun dikaret, udah sempat turun ga jadi masuk Ig ke dalem kereta, karna gue buntutin, padahal gue baru mau lapor ke PKD. Kalo bukan karna gue ngejar waktu juga udah abis nih org !!," ungkap dia.
Pin asli "ibu hamil" yang dirilis resmi oleh KAI sendiri terlihat ada logo KAI Commuter. Kemudian di bagian bawah ada keterangan kapan batas berlaku pin tersebut. Sementara di pin yang dibeli secara daring tidak ada logo KAI maupun keterangan expired.
Sementara, netizen lainnya mengatakan, pin ibu hamil yang dikeluarkan oleh KAI terkadang lama diberikan. Sehingga terpaksa ada penumpangnya yang membelinya secara daring.
2. Pin keterangan ibu hamil dijual bebas secara online

Berdasarkan penelusuran IDN Time, pin tanda ibu hamil memang dijual secara bebas secara daring di platform perantara online (marketplace). Harga yang dijual pun beragam mulai dari Rp8.000 hingga Rp17.000.
Namun ada pula toko yang menjual pin mirip seperti asli dengan yang dirilis KAI. Jumlah penjualan pin ini cukup banyak. Ada yang sudah menjual ratusan hingga lebih dari 9.000 buah.
3. Penjelasan KAI untuk bisa mendapatkan pin resmi
Berdasarkan keterangan resmi yang disampaikan KAI Commuter, pendaftaran PIN Ibu Hamil bisa dilakukan melalui Aplikasi C-Access. Penumpang juga harus melengkapi berbagai persyaratan yakni wajib memiliki KMT (Kartu Multi Trip) dan buku kontrol atau surat keterangan kehamilan dari RS/Bidan.
"Selanjutnya apabila telah berhasil melakukan pendaftaran, silakan menunggu konfirmasi dari KAI Commuter dan bisa Kakak cek melalui Aplikasi C-Access," tulis KAI Commuter.
KAI Commuter juga menjelaskan, pin khusus Ibu Hamil yang resmi diterbitkan KAI Commuter dilengkapi dengan logo KAI Commuter pada bagian atas pin, serta tanggal expired/masa aktif yang tertera pada bagian tengah pin.
KAI Commuter juga mengimbau kepada penumpang apabila melihat pengguna yang memakai pin tidak resmi, dapat melaporkan kepada petugas yang berada di sekitar, atau menginformasikan kepada pengguna lainnya bahwa KAI Commuter juga menyediakan Pin Ibu Hamil yang bisa didapat gratis dengan melakukan pendaftaran melalui aplikasi C-Access.
Dengan demikian, informasi mengenai ada pin khusus ibu hamil yang dijual bebas secara daring adalah berita benar. Namun pin yang dijual bukanlah resmi seperti yang dikeluarkan KAI Commuter.




















