Dedi Mulyadi: Orang Pintar Jadi Ahli Gizi, Bukan Ahli Gizi Serangga

- Dedi Mulyadi menegaskan Sekolah Maung dirancang untuk siswa ber-IQ tinggi tanpa menciptakan kecemburuan sosial, dengan tujuan melahirkan tenaga profesional unggulan di berbagai bidang.
- Ia menilai kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga kemampuan menghadapi kesulitan hidup yang membentuk ketangguhan dan keberhasilan seseorang.
- Indonesia Summit 2026 oleh IDN Media menghadirkan pemimpin nasional serta meluncurkan survei Millennial and Gen-Z Report 2027 guna memetakan aspirasi generasi muda di sembilan wilayah Indonesia.
Jakarta, IDN Times - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan Sekolah Manusia Unggul (Maung) yang dirancang Pemerintah Provinsi Jawa Barat, bukan menciptakan kecemburuan sosial dan ketidakadilan di tengah masyarakat.
Menurut dia, Sekolah Maung merupakan sekolah orang-orang dengan IQ tinggi, yang ke depannya diharapkan bisa menjadi analis, dokter pilihan, hingga teknik sipil pilihan. Menurut dia, Sekolah Maung merupakan tempat sekolah anak-anak pintar. Dalam forum tersebut, ia menyebut, orang-orang pintar juga punya kesempatan menjadi ahli gizi, tapi bukan ahli gizi serangga.
"Saya katakan, orang pandai itu kadang yang IQ-nya tinggi itu pasti masuknya kedokteran, itu kan, kemudian keguruan, kemudian nanti teknik sipil, analis kimia, ahli giz, tapi bukan ahli gizi serangga, ya, bukan. Nah, itu," seloroh Dedi Mulyadi, yang disambut tawa hadirin acara Indonesia Summit 2026 by IDN Times, di Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu (17/6/2026).
"Ahli serangga yang mana neh?" tegas moderator, tertawa.
Dedi Mulyadi menegaskan, faktor sekolah bukan satu-satunya indikator yang dapat membentuk seseorang menjadi orang sukses, melainkan memiliki banyak pengalaman hidup. Politikus Partai Gerindra itu menyebut kemampuan seseorang menghadapi banyak kesulitan akan membuatnya sukses.
"Kalau anak kita pengen sukses, anak kita harus banyak menghadapi kesulitan. Semakin banyak menghadapi kesulitan, maka dia akan menjadi semakin menjadi orang yang sukses. Karena orang sukses adalah orang yang mampu menyelesaikan kesulitan menjadi keberhasilan," kata pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) itu.
IDN menggelar Indonesia Summit (IS) 2026, sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Milenial dan Gen Z di Tanah Air. Dengan tema "The Next Us: Indonesia's Leap in the Algorithmic Age". IS 2026 bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh nusantara.
IS 2026 diadakan di Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, pada 17-18 Juni 2026. Dalam IS 2026, IDN juga meluncurkan Indonesia Millennial and Gen-Z Report 2027.
Survei ini dikerjakan oleh IDN Research Institute. Melalui survei ini, IDN Media menggali aspirasi dan DNA Milenial dan Gen Z, apa nilai-nilai yang mendasari tindakan mereka. Survei ini menjangkau responden Milenial dan Gen Z di sembilan wilayah di Indonesia, antara lain Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan, dan Sulawesi.

















