Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pagar Tinggi Blok M Plaza Hilang, Diganti Tanaman Hias

Pagar Tinggi Blok M Plaza Hilang, Diganti Tanaman Hias
Pagar di Blok M Plaza hilang, Selasa (4/8/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
Intinya Sih
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Pagar besi setinggi sekitar 2,5 meter di Blok M Plaza dibongkar setelah sempat dipasang di pembatas trotoar dan lobi timur; lokasi kini ditanami tanaman hias.
  • Sejumlah tiang besi, bekas galian, dan material konstruksi masih tersisa di Blok M Plaza, menandakan pekerjaan di area tersebut belum sepenuhnya rampung.
  • Pagar tinggi di Mal Kota Kasablanka juga dibongkar setelah Gubernur DKI Pramono Anung meminta pengelola mal melepasnya demi menghindari persepsi negatif tentang keamanan Jakarta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times – Proyek pemasangan pagar besi setinggi kurang lebih 2,5 meter di Blok M Plaza yang sempat menjadi sorotan menghilang. Pagar yang sebelumnya dipasang di area mal, tepatnya di pembatas antara trotoar dan lobi timur, telah dibongkar. Di lokasi hanya tersisa tiang-tiang pagar berwarna abu-abu,

Berdasarkan pantauan IDN Times, Selasa (4/8/2026), tidak tampak lagi aktivitas pekerjaan di lokasi. Padahal, saat dipantau pada Jumat (31/7/2026), proyek pemasangan pagar tersebut masih berlangsung dan sejumlah bagian pagar masih terpasang.

Kini area yang sebelumnya menjadi lokasi pemasangan pagar telah berubah. Sejumlah tanaman hias baru tampak sudah ditanam pada hamparan tanah di sepanjang pembatas trotoar dan area mal.

Meski demikian, beberapa tiang pancang besi masih terlihat berdiri di atas pondasi beton, mengindikasikan pekerjaan belum sepenuhnya rampung. Di sejumlah titik juga masih tampak bekas galian serta material konstruksi yang belum dirapikan.

1. Pagar yang baru dibangun dibongkar

Pagar di Blok M Plaza hilang, Selasa (4/8/2026).
Pagar di Blok M Plaza hilang, Selasa (4/8/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Pedagang sekitar yang enggan menyebutkan nama mengatakan, pembongkaran pagar dilakukan pada Sabtu (1/8/2026) malam hari.

"Kayaknya Sabtu malam, ya, saya lihat pekerja. Minggu sore udah bersih," kata pedagang itu.

2. Pagar Mal Kota Kasablanka juga dibongkar

Pagar tinggi di Mall Kota Kasablanka dipugar, Senin (3/8/2026).
Pagar tinggi di Mall Kota Kasablanka dipugar, Senin (3/8/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Tak hanya Blok M Plaza, pagar besi tinggi yang sebelumnya terpasang di Mal Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan, juga telah dibongkar oleh pihak pengelola.

Pagar yang semula terpasang di sepanjang pembatas area pedestrian itu sudah dibongkar. Kini, deretan traffic cone berwarna oranye dipasang berjajar di atas pembatas beton.

Karyawan sekitar, Iyas (25) mengatakan, pada Jumat (31/7/2026) malam dia masih melihat pagar yang menjulang tinggi di mal tersebut.

Dia tidak tahu persis kapan pagar tersebut dibongkar, tetapi berdasarkan cerita teman-temannya, pagar tersebut mulai dibongkar pada Sabtu (4/8/2026).

"Terakhir saya lihat Jumat malam masih ada, tapi kata anak-anak (teman) di bongkar Sabtu kemarin," ujar dia.

3. Pramono minta pengelola mal untuk bongkar pagar

Pagar di Blok M Plaza hilang, Selasa (4/8/2026).
Pagar di Blok M Plaza hilang, Selasa (4/8/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Pembongkaran tidak lama setelah Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang akan menertibkan pengelola pusat perbelanjaan yang menaikkan pagar tinggi pada Jumat (31/7/2026) dan diucapkan kembali pada Sabtu (1/8/2026). Pramono memastikan pihaknya nanti akan meminta pengelola agar melepas kembali pagar-pagar tinggi yang sudah terpasang.

"Tetapi nanti pada saatnya, pasti saya akan minta untuk pagar-pagar itu dilepas kembali. Karena kekhawatiran yang berlebihan juga tidak baik," kata Pramono.

Menurut Pramono, pemasangan pagar tinggi yang dibangun secara masif dalam beberapa waktu terakhir berpotensi menimbulkan persepsi negatif terhadap kondisi keamanan Ibu Kota

"Jangan sampai kemudian ini menjadi image bahwa Jakarta sedang tidak baik-baik saja. Padahal menurut saya, sebagai Gubernur Jakarta, dan saya melakukan koordinasi dengan aparat keamanan dan aparat penegak hukum di berbagai sektor, saya meyakini bahwa Jakarta aman-aman saja," ucap Pramono pada Sabtu (1/8/2026) malam.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More