Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Di Depan Jajaran Polri, Listyo Sigit Siap Dicopot soal Tindakan Terukur Polisi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menutup secara resmi acara Rapat Kerja Teknis (Rakernis) gabungan SDM dan Staf Logistik (Slog) Polri di Aula Bareskrim, Jakarta Selatan, Jumat (9/5/2025). (Dok. Humas Polri)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menutup secara resmi acara Rapat Kerja Teknis (Rakernis) gabungan SDM dan Staf Logistik (Slog) Polri di Aula Bareskrim, Jakarta Selatan, Jumat (9/5/2025). (Dok. Humas Polri)
Intinya sih...
  • Kapolri Listyo Sigit siap dicopot jika disalahkan atas tindakan tegas penembakan peluru karet terhadap massa anarkis yang memaksa masuk Mako Brimob.
  • Presiden Prabowo Subianto memerintahkan TNI dan Polri untuk menindak tegas tindakan anarkis, dengan mengambil langkah sesuai ketentuan dan undang-undang yang berlaku.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit menyatakan siap dicopot apabila ada yang menyalahkan tindakan tegas soal penembakan peluru karet terhadap massa anarkis yang memaksa masuk Mako Brimob.

Hal itu disampaikan dalam video conference (vicon) Kapolri dengan jajaran. Dalam video tersebut, awalnya Kapolri memerintahkan agar anggotanya bertindak tegas jika Mako Brimob diserang massa.

“Haram hukumnya yang namanya Mako diserang, haram hukumnya! Dan kalau kemudian mereka masuk ke asrama, tembak. Rekan-rekan punya peluru karet, tembak,” kata Kapolri.

Ia pun menyatakan bakal bertanggung jawab apabila ada pihak yang menyalahkan tindakan tegas itu.

“Tidak usah ragu-ragu, jika ada yang menyalahkan Kapolri, Listyo Sigit siap dicopot,” ujar Sigit.

IDN Times mengonfirmasi arahan tersebut kepada Wakapolri, Komjen Dedi Prasetyo, yang berada di samping Kapolri saat vicon.

“Ya, saya juga perintahkan yang terobos Mako Polri harus ditindak tegas dan terukur karena Mako Polri adalah representasi dari negara kita,” kata Dedi saat dihubungi, Minggu (31/8/2025).

“Perusuh harus diambil tindakan tegas. Kalau Polri runtuh maka negara akan runtuh. Mari sama-sama kita jaga persatuan, kesatuan dan kedamaian untuk Indonesia. Negara tidak boleh kalah dengan perusuh yang merusak Mako Polri,” imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memanggil Panglima TNI dan Kapolri ke Hambalang, Bogor pada Sabtu (30/8/2025).

Dalam pertemuan itu, Prabowo memerintahkan TNI dan Polri untuk menindak tegas tindakan anarkis.

"Oleh karena Bapak Presiden memerintahkan kepada saya dan Bapak Panglima, khusus terkait tindakan-tindakan yang bersifat anarkis, kami TNI dan Polri, diminta mengambil langkah tegas sesuai dengan ketentuan dan undang-undang yang berlaku," ujar Sigit usai pertemuan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us