Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Seru! Tiga SMP Jakarta Adu Cerdas di Final Teka-Teki Gen Alpha 2026

4 min read
Seru! Tiga SMP Jakarta Adu Cerdas di Final Teka-Teki Gen Alpha 2026
Piala Gubernur DKI Jakarta menjadi rebutan tiga sekolah menengah pertama terbaik di Ibu Kota dalam acara Teka-Teki Gen Alpha 2026 yang digelar IDN Times, di IDN HQ, Jakarta, Selasa (22/9/2026). (Dok. Herka Yanis)
  • Teka-Teki Gen Alpha 2026 di Jakarta diikuti lebih dari 200 SMP sederajat dan menyisakan SMP 5, SMP 276, serta SMP 224 sebagai finalis perebutan Piala Gubernur DKI.

  • Final berlangsung dalam tiga babak: pertanyaan grup, rebutan, dan esai yang dinilai MGMP, termasuk soal ketahanan energi dan pengendalian emisi karbon dari PT Bukit Asam.

  • SMP 276 menjadi juara setelah mengalahkan SMP 224 di babak tambahan dengan 2.812 poin berbanding 1.889; SMP 5 tersingkir usai tiga babak.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times — Piala Gubernur DKI Jakarta menjadi rebutan tiga sekolah menengah pertama terbaik di Ibu Kota dalam acara Teka-Teki Gen Alpha 2026 yang digelar IDN Times, di IDN HQ, Jakarta, Selasa (22/9/2026). Kompetisi edukatif ini merupakan gelaran kedua setelah sukses tahun lalu, dan kali ini diikuti oleh lebih dari 200 SMP sederajat se-DKI Jakarta, akhirnya menyisakan tiga finalis, yakni SMP 5, SMP 276, dan SMP 224.

Editor in Chief IDN Times, Uni Lubis, mengungkapkan rasa bangganya atas antusiasme sekolah-sekolah yang mengikuti kompetisi ini sejak babak penyisihan hingga menembus final.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua sekolah yang sudah mengikuti acara ini sejak awal sampai di final. Mudah-mudahan ini pasti bermanfaat untuk pengalaman adik-adik sekalian, pengalaman yang semoga tidak terlupakan," ujarnya di hadapan para finalis dan tamu undangan.

Uni menambahkan bahwa generasi Alpha adalah representasi generasi masa depan yang perlu diasah bukan hanya dari sisi akademis, tapi juga rasa percaya diri saat tampil di depan umum.

  1. 1. Tiga babak penuh tantangan, ada kejutan dari Bukit Asam

    WhatsApp Image 2026-09-22 at 17.10.17.jpeg
    Piala Gubernur DKI Jakarta menjadi rebutan tiga sekolah menengah pertama terbaik di Ibu Kota dalam acara Teka-Teki Gen Alpha 2026 yang digelar IDN Times, di IDN HQ, Jakarta, Selasa (22/9/2026). (Dok. IDN Times)

    Ketiga tim finalis harus melewati tiga babak berbeda sebelum dinyatakan sebagai pemenang. Babak pertama adalah sesi pertanyaan grup, di mana masing-masing tim memilih paket soal melalui sistem undian dan menjawab enam pertanyaan.

    Masuk ke babak kedua, suasana kian menegangkan lewat sesi pertanyaan rebutan berformat isian bukan pilihan ganda sebanyak sepuluh soal, yang membuat ketiga tim harus gesit menekan bel demi mengunci kesempatan menjawab lebih dulu.

    Babak ketiga tak kalah menantang. Di sesi ini, masing-masing tim mendapat tiga pertanyaan esai yang jawabannya kemudian dinilai langsung oleh Dewan Juri dari tim Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Menariknya, salah satu soal yang disorot dalam kompetisi ini datang dari mitra sponsorship, PT Bukit Asam (Persero) Tbk.

    Soal tersebut mengangkat isu ketahanan energi nasional yang berwawasan lingkungan, menanyakan gas utama yang harus dikendalikan dalam proses pembakaran demi meminimalkan jejak karbon dan efek rumah kaca secara global, dengan pilihan jawaban mulai dari oksigen, karbon dioksida, nitrogen, hingga hidrogen.

    Soal semacam ini menunjukkan bagaimana Teka-Teki Gen Alpha tak hanya menguji pengetahuan umum, tapi juga wawasan soal isu-isu keberlanjutan yang relevan bagi generasi muda hari ini.

    CEO sekaligus Co-Founder IDN Times, Winston Utomo, turut menyampaikan sambutan hangat kepada para peserta. Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa nilai dari kompetisi ini bukan semata soal kalah-menang.

    "Yang paling penting sebenarnya bukan menang atau kalahnya, tapi bagaimana kita melaluinya dengan jujur, melaluinya dengan baik, dan kita mendapatkan pelajaran yang lebih berharga untuk hidup kita selanjutnya," ungkap Winston.

  2. 2. SMP 5 harus mengakhiri langkahnya lebih dulu

    Teka Teki Gen Alpha HYP09816.jpg
    Piala Gubernur DKI Jakarta menjadi rebutan tiga sekolah menengah pertama terbaik di Ibu Kota dalam acara Teka-Teki Gen Alpha 2026 yang digelar IDN Times, di IDN HQ, Jakarta, Selasa (22/9/2026). (Dok. Herka Yanis)

    Setelah melalui rangkaian tiga babak yang ketat, hasil akumulasi poin menunjukkan bahwa tim SMP 5 harus mengakhiri langkahnya di final. Dengan perolehan poin terendah dibanding dua tim lainnya, SMP 5 tak berhasil melaju ke babak tambahan, sementara SMP 276 dan SMP 224 justru mengoleksi poin yang sama sehingga keduanya harus bertarung sekali lagi demi menentukan siapa yang berhak menyandang gelar juara.

    Momen ini menjadi pengingat bagi seluruh peserta bahwa kompetisi selalu punya dua sisi. Seperti pesan Winston Utomo, "Ini hanya sebuah kompetisi, pasti ada yang menang, ada yang kalah. Tapi yang lebih berharga adalah bagaimana kita bisa mengambil pelajaran ini untuk kehidupan kita setelahnya, teman-teman, entah itu ke jenjang SMA, kuliah, sampai ke dunia kerja." Ia menambahkan bahwa itulah esensi kemenangan yang sesungguhnya paling penting dalam hidup.

  3. 3. Drama babak tambahan, SMP 276 keluar sebagai juara

    Teka Teki Gen Alpha HYP00523.jpg
    Piala Gubernur DKI Jakarta menjadi rebutan tiga sekolah menengah pertama terbaik di Ibu Kota dalam acara Teka-Teki Gen Alpha 2026 yang digelar IDN Times, di IDN HQ, Jakarta, Selasa (22/9/2026). (Dok. Herka Yanis)

    Karena SMP 276 dan SMP 224 sama-sama mengoleksi poin identik usai tiga babak, panitia pun menggelar babak tambahan untuk menentukan sang juara sejati. Di babak penentuan ini, kedua tim kembali diadu lewat pertanyaan yang dilontarkan langsung oleh MC, dan suasana ruangan pun makin memanas.

    Hasil akhir menunjukkan SMP 276 tampil dominan dengan raihan 2.812 poin, unggul jauh dari SMP 224 yang mengumpulkan 1.889 poin. Dengan hasil ini, SMP 276 resmi dinobatkan sebagai juara Teka-Teki Gen Alpha 2026 dan berhak melaju ke babak bonus untuk memperebutkan hadiah uang tunai senilai Rp18 juta, meski harus terhenti di pertanyaan pertama. 

    Kemenangan ini turut mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, yang hadir langsung menutup rangkaian acara final. Dalam sambutannya, Rano mengungkapkan bahwa tahun ini hampir 215 sekolah se-DKI Jakarta ikut berkompetisi, jumlah yang menurutnya membuktikan tingginya semangat belajar anak-anak Jakarta. "Anak-anak, jangan berhenti pada kemenangan hari ini. Jadikan pengalaman ini sebagai bagian dari perjalanan belajar yang lebih panjang," pesannya kepada para finalis.

    Rano juga menyinggung capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) DKI Jakarta yang pada 2025 mencapai 85,05, tertinggi di Indonesia, sekaligus menegaskan komitmen Pemprov DKI untuk terus memperluas akses pendidikan bagi generasi muda, termasuk lewat program beasiswa belajar ke luar negeri. 

    Ia menutup sambutannya dengan pesan yang menggugah semangat para pelajar. "Terus belajar, terus bermimpi, dan terus berani mencoba. Kalau kalian tidak pernah salah, kalian tidak akan tahu bagaimana mencapai sebuah kebenaran," pungkas Rano Karno, disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin. (WEB)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More