Imbas Virus Corona, Anies Tiadakan CFD di Jakarta Selama 2 Pekan!

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, memutuskan untuk melarang car free day (CFD) atau hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) di Jakarta selama dua minggu ke depan. Hal itu dilakukan menyusul semakin berkembangnya virus corona di Indonesia.
"Demi menjaga dan melindungi warga Jakarta dari potensi penularan, maka dua minggu ke depan Pemprov DKI meniadakan hari bebas kendaraan bermotor," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/3).
1. Tidak menutup kemugkinan penutupan CFD dilanjutkan pada pekan-pekan berikutnya

Anies tidak menutup kemungkinan akan memperpanjang masa peniadaan CFD Jakarta. Namun, hal itu akan melihat perkembangan kasus virus corona di Jakarta selama beberapa Minggu ke depan.
"Sesudah dua minggu kita review tapi minggu depan dan minggu berikutnya HBKB ditiadakan," ujarnya.
2. Anies juga perketat izin keramaian di DKI

Peniadaan CFD bukan satu-satunya langkah yang diambil Anies. Pemprov DKI Jakarta membentuk tim khusus bernama Tim Review Perizinan yang bekerja sama dengan Polda Metro Jaya. Nantinya tim tersebut akan me-review izin yang diajukan dengan mempertimbangkan sejumlah hal seperti asal peserta, jumlah, dan jenis kegiatan.
"Dari situ nanti diputuskan apa diizinkan jalan dengan persyaratan atau harus ditunda atau dibatalkan," ujarnya.
3. Seorang pasien positif virus corona meninggal dunia

Sejak Presiden Joko "Jokowi" Widodo mengumumkan kasus pertama pada Senin (2/3) lalu, kini sudah terdapat 27 kasus positif di Indonesia. Terkini, seorang pasien warga negara asing (WNA) berusia 53 tahun meninggal dunia.
“Tadi malam, pukul 02.00 WIB lewat sedikit, pasien nomor 25 meninggal dunia, pasien saat masuk telah mengalami sakit berat seperti hipertensi, paru menahun, diabetes,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto di Istana Presiden Jakarta, Rabu (11/3).



















