Kafilah Jateng Raih 36 Gelar, Dapat Bonus hingga Hadiah Umrah

Kafilah Jawa Tengah meraih 36 gelar dan peringkat kedua nasional dengan 208 poin pada MTQ Nasional XXXI, yang diikuti 2.242 peserta dari 37 provinsi.
Pemprov Jateng memberi uang pembinaan Rp10-50 juta; juara pertama juga mendapat hadiah umrah Rp50 juta. Baznas Jateng menambah bonus Rp282 juta, termasuk bagi peserta tanpa gelar.
Muhammad Abdul Faqih menjadi terbaik pertama Tafsir Bahasa Indonesia, sementara Zumrotul Luthfiyyah juara Tafsir Bahasa Inggris Putri setelah sebelumnya meraih harapan ketiga pada 2024.
Jakarta, IDN Times – Perjuangan kafilah Jawa Tengah di Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 berbuah apresiasi. Setelah meraih 36 gelar dari berbagai cabang dan golongan, para kafilah mendapat bonus uang pembinaan hingga hadiah umrah dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Apresiasi tersebut diserahkan langsung Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam acara Jateng Bersholawat dalam rangka tasyakuran MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Rabu (23/9/2026).
1. Juara pertama dapat uang pembinaan dan hadiah umrah

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam acara Jateng Bersholawat dalam rangka tasyakuran MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Rabu (23/9/2026). (dok. Pemprov Jateng) Bagi kafilah yang meraih juara pertama, Pemprov Jateng memberikan uang pembinaan sebesar Rp50 juta sekaligus hadiah umrah senilai Rp50 juta. Sementara itu, juara kedua mendapat uang pembinaan Rp40 juta dan juara ketiga Rp30 juta. Adapun juara harapan pertama mendapat Rp20 juta, harapan kedua Rp15 juta, dan harapan ketiga Rp10 juta.
Tak hanya dari Pemprov Jateng, Baznas Jawa Tengah juga memberikan bonus tambahan senilai Rp282 juta kepada kafilah Jateng. Apresiasi tersebut turut diberikan kepada peserta yang belum berhasil meraih gelar juara.
"Saya sendiri bersyukur menjadi saksi sejarah bahwa MTQ pernah berkibar di Jawa Tengah," kata Luthfi.
Pada MTQ Nasional XXXI, Jawa Tengah meraih 36 gelar yang terdiri dari delapan terbaik pertama, tujuh terbaik kedua, 15 terbaik ketiga, dua juara harapan pertama, dua juara harapan kedua, dan dua juara harapan ketiga.
2. Muhammad Abdul Faqih kembali raih juara pertama

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam acara Jateng Bersholawat dalam rangka tasyakuran MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Rabu (23/9/2026). (dok. Pemprov Jateng) Salah satu penerima apresiasi adalah Muhammad Abdul Faqih dari Kota Semarang. Ia berhasil menjadi terbaik pertama cabang Tafsir Bahasa Indonesia. Bagi Faqih, penghargaan tersebut terasa istimewa karena MTQ Nasional XXXI menjadi kesempatan terakhirnya mengikuti kompetisi sebagai peserta.
“Alhamdulillah sangat bersyukur tentunya kami dari peserta sangat haturkan terima kasih kepada Bapak Gubernur, Bapak Wakil Gubernur, Pemprov Jateng, dan seluruh pejabat pemerintahan Jawa Tengah yang telah mendukung dan mensukseskan kami sebagai kafilah Jawa Tengah tercinta ini,” katanya.
Faqih sebelumnya pernah mewakili Jawa Tengah pada cabang hafalan 30 juz dan meraih juara pertama nasional. Pada MTQ Nasional XXXI, ia mencoba tantangan baru dengan mengikuti cabang Tafsir Bahasa Indonesia dan kembali meraih posisi terbaik pertama.
“Alhamdulillah sangat bersyukur kali ini saya pindah cabang ke cabang tafsir dan alhamdulillah diberi penghargaan juara satu,” ujarnya.
Menurut Faqih, tambahan hadiah umrah bagi juara pertama menjadi bentuk perhatian yang membuat dirinya semakin termotivasi untuk terus mendalami Al-Qur’an.
“Kalau dulu kami yang juara itu hanya diberi uang pembinaan. Alhamdulillah sekarang diberi penambahan yaitu hadiah umrah untuk yang juara satu. Tentunya ini sangat berterima kasih kepada Pemprov Jawa Tengah yang terus-menerus mendukung masyarakatnya untuk semakin semangat dalam mempelajari Alquran,” katanya.
3. Zumrotul Luthfiyyah sukses naik podium tertinggi

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam acara Jateng Bersholawat dalam rangka tasyakuran MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Rabu (23/9/2026). (dok. Pemprov Jateng) Apresiasi serupa juga dirasakan Zumrotul Luthfiyyah, kafilah asal Kabupaten Rembang yang meraih terbaik pertama cabang Tafsir Bahasa Inggris Putri. Bagi Zumrotul, apresiasi dari Pemprov Jateng tidak hanya soal nominal hadiah. Ia juga mengapresiasi penghargaan yang diberikan kepada peserta yang belum meraih juara.
“Alhamdulillah, bersyukur senang banget atas apresiasi yang sudah diberikan oleh Bapak Gubernur,” tuturnya.
Prestasi tersebut menjadi pencapaian tersendiri bagi Zumrotul. Sebelumnya, ia pernah mengikuti cabang tahfiz 10 juz dan 20 juz. Pada MTQ Nasional 2024, ia mengikuti Tafsir Bahasa Inggris dan meraih harapan ketiga.
Dua tahun berselang, Zumrotul kembali mengikuti cabang yang sama dan berhasil menjadi terbaik pertama. “Ini menurut saya cabang yang paling sulit yang pernah saya ikuti,” katanya.
Menurut Zumrotul, capaian tersebut merupakan hasil dari persiapan yang dilakukan jauh sebelum perlombaan. Ia berharap pembinaan peserta MTQ berikutnya dapat dilakukan sejak dini, termasuk memastikan peserta mendapat persiapan dan kondisi yang mendukung sebelum tampil.
“Kalau untuk teman-teman yang lain mungkin disiapkan dari sekarang karena kan kebanyakan yang juara-juara itu mulainya enggak secara mendadak, belajarnya enggak secara mendadak,” katanya.
Sebagai informasi, MTQ Nasional XXXI yang berlangsung di Jawa Tengah diikuti 2.242 peserta dari 37 provinsi. Jawa Tengah sendiri mengirim 67 kafilah, dengan 30 peserta berhasil melaju ke babak final. Pada hasil akhir, Jateng menempati peringkat kedua nasional dengan 208 poin. (WEB)


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















