Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kampanye di Bekasi, TPD AMIN Jabar Ajak Warga Jangan Pilih Capres Lucu

Kampanye di Bekasi, TPD AMIN Jabar Ajak Warga Jangan Pilih Capres Lucu
Peserta aksi kampanye akbar Anies Baswedan di Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)

Bekasi, IDN Times - Tim Pemenangan Daerah (TPD) pasangan capres-cawapres nomor urut satu, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN), melakukan kampanye akbar di Stadion Mini, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (22/1/2024). 

Pantauan di lokasi, ribuan warga hadir dalam kampanye tersebut. Mereka terlihat menggunakan atribut partai pendukung pasangan Anies-Muhaimin di antaranya PKS, Partai NasDem, PKB, dan Partai Ummat. Tidak sedikit juga yang membawa atribut nama atau foto Anies. 

Selain dihadiri Anies, kegiatan kampanye itu juga dihadiri Presiden PKS Ahmad Syaikhu dan Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) Anies-Imin Jawa Barat, Haru Suandharu. 

1. Mengajak mencoblos capres nomor satu

Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan. (IDN Times/Imam Faishal)
Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan. (IDN Times/Imam Faishal)

Dalam sambutannya, Haru mengajak peserta yang hadir ke lapangan mini untuk menggunakan hak suaranya pada 14 Februari mendatang. Dia juga mengajak seluruh pendukung AMIN menjadi saksi agar pasangan Anies-Imin menang satu putaran dengan kemenangan hingga 80 persen. 

"Tanggal 14 Februari siap datang ke TPS? Siap datang coblos nomor satu? Siap Bekasi memenangkan Anies Baswedan 80 persen? Siap menang satu putaran? Paslon presiden nomor urut satu cukup menang satu putaran!" seru Haru saat memberikan sambutan. 

2. Masyarakat jangan memilih presiden karena kasihan

Peserta aksi kampanye akbar Anies Baswedan di Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)
Peserta aksi kampanye akbar Anies Baswedan di Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)

Haru juga meminta kepada masyarakat agar berhati-hati, dan jangan sampai memilih presiden berdasarkan karena empati. 

"Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai dia mengubah dulu apa yang ada di dalam dirinya. Hati-hati yang memilih pasangan lain karena kasihan. Saya tanya pada kalian, apakah kalian kasian dengan capres itu?" tanya Haru kepada peserta kampanye. 

"Tidak.....," jawab peserta kampanye, kompak. 

Seharusnya, kata Haru, masyarakat tidak perlu kasihan dengan calon presiden lainnya. Sebab, masyarakatlah yang harus dikasihani. 

"Kasihanilah rakyat, gak usah kasihan sama capres," ungkapnya. 

3. Haru ajak masyarakat tidak pilih presiden yang lucu

Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan. (IDN Times/Imam Faishal)
Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan. (IDN Times/Imam Faishal)

Selain itu, Haru juga mengajak masyarakat tidak memilih presiden yang lucu. Sebab, menurutnya, Indonesia tidak memerlukan presiden lucu. 

"Katanya pasangan sebelah lucu, apakah kalian akan memilih pasangan presiden yang lucu?" tanya Haru.

"Tidaaaak...," jawab peserta, kompak. 

Menurut Haru, masyarakat membutuhkan perubahan yang dapat mengubah harga yang awalnya mahal menjadi murah, kesehatan yang susah menjadi mudah, dan semua hal yang susah menjadi lebih mudah. 

"Kita butuh presiden yang membawa perubahan, perubahan dari harga yang mahal menjadi rumah, pekerjaan yang sudah menjadi gampang, kesehatan yang susah menjadi gampang, menjadikan yang susah menjadi gampang, kita butuh presiden yang cerdas, kita butuh presiden yang mampu memimpin Indonesia," katanya. 

Untuk itu, Haru meminta masyarakat yang hadir dalam kegiatan kampanye akbar untuk melakukan sosialisasi capres nomor satu ke tetangga, saudara, hingga teman peserta kampanye. 

"Pak Anies gak bisa hanya dipilih sama yang hadir di sini aja, oleh karena itu ajak tetangga kita, ajak orang di rumah, ajak teman TK hingga kuliah, semua milik pak Anies," katanya. 

 

Baca berita terbaru terkait Pemilu 2024, Pilpres 2024, Pilkada 2024, Pileg 2024 di Gen Z Memilih IDN Times. Jangan lupa sampaikan pertanyaanmu di kanal Tanya Jawab, ada hadiah uang tunai tiap bulan untuk 10 pemenang.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us

Latest in News

See More

Ukraina dan Suriah Akur Lagi, Saling Buka Kantor Kedutaan

09 Apr 2026, 01:32 WIBNews