Kemensos Kucurkan Rp1 Triliun untuk Bantuan Pascabencana di Aceh

- Kemensos menyalurkan hampir Rp1 triliun tahap pertama bantuan pascabencana melalui Satgas, mencakup santunan kematian, luka berat, bantuan sosial ekonomi, dan jaminan hidup tiga bulan.
- Wakil Gubernur Aceh menyebut bencana meningkatkan angka kemiskinan hingga 800 ribu orang, meminta dukungan Kemensos untuk menanggung peserta PBI JK bagi warga terdampak.
- Pemerintah Aceh mengusulkan Anggaran Belanja Tambahan lebih dari Rp1 triliun guna mempercepat pemulihan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah pascabencana.
Jakarta, IDN Times — Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan Kementerian Sosial terus menyalurkan bantuan kebencanaan melalui Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana.
“Kami ditugaskan Presiden melalui Satgas yang dibimbing oleh Pak Mendagri untuk menyalurkan bantuan kebencanaan berupa santunan kematian untuk keluarga korban, santunan untuk luka-luka berat sebesar 5 juta rupiah, lalu ada bantuan stimulan sosial ekonomi, isian rumah, dan jaminan hidup selama tiga bulan,” ujar Gus Ipul di Gedung Kemensos, Rabu (20/5/2026).
1. Tahap pertama disalurkan Rp1 triliun

Ia menjelaskan tahap pertama bantuan pascabencana telah disalurkan hampir Rp1 triliun. Penyaluran tahap lanjutan akan dilakukan berdasarkan data yang telah terverifikasi dari sejumlah daerah terdampak.
“Tahap pertama sudah kami salurkan hampir Rp1 triliun, dan minggu depan insyaallah kami akan menyalurkan berdasarkan data-data yang terverifikasi dari beberapa kabupaten kota di Aceh, di Sumatera Utara, dan di Sumatera Barat, nilainya lebih dari Rp1 triliun,” katanya.
2. Kemiskinan di Aceh bertambah 800 ribu

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyampaikan bahwa dampak bencana menyebabkan peningkatan angka kemiskinan di Aceh. Menurutnya, banyak masyarakat yang sebelumnya berada pada desil 8, 9, dan 10 turun menjadi desil 2.
“Oleh karena itu, kami mengusulkan sesuai usulan kami yang dulu, kami memohon ada 800 ribu masyarakat Aceh agar ditanggungkan dengan dana Kemensos untuk PBI JK,” kata Fadhlullah.
3. Aceh usulkan ABT

Fadhlullah menyampaikan usulan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) pascabencana khusus Aceh sebesar Rp1.039.210.800.000 agar dapat segera disalurkan untuk mendukung percepatan pemulihan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami berharap dengan bantuan yang saat ini usulan ABT untuk pasca bencana khusus untuk Aceh ada Rp.1 triliun lebih agar secepat mungkin bisa disalurkan, agar mereka di sana bisa mendapatkan dan ada pertumbuhan ekonomi yang cepat di Aceh,” kata Fadhlullah.

















