Mendikdasmen Jamin Besaran Hadiah OSN Tidak Turun, Buka Opsi Naik di 2027

Pemerintah mempertahankan uang pembinaan OSN 2026 dan membuka peluang peningkatan hadiah pada OSN 2027.
Peraih medali mendapat uang pembinaan berbeda sesuai jenjang pendidikan, dengan nominal tertinggi untuk jenjang pendidikan menengah.
OSN pendidikan menengah 2026 diikuti 566 talenta sains yang berkompetisi dalam sembilan bidang.
Jakarta, IDN Times – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menanggapi isu soal hadiah Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 yang sempat turun. Pemerintah memastikan besaran uang pembinaan tahun ini tetap dipertahankan. Kemendikdasmen membuka peluang menaikkan hadiah pada penyelenggaraan OSN 2027.
”Mudah-mudahan di tahun depan sistemnya kita perbaiki dan hadiahnya kita tingkatkan lagi,” kata Mu’ti saat menutup sekaligus menganugerahkan penghargaan kepada para peraih medali OSN Jenjang Pendidikan Menengah 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur, dikutip Rabu (23/9/2026).
1. Pemerintah cari skema pembiayaan agar penghargaan bisa ditingkatkan

Menteri PPPA Arifah Fauzi dalam agenda Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (Gernas RANA) bersama Menko PMK Pratikno serta Mendikdasmen Abdul Mu'ti di Malang, Jawa Timur, Senin (14/7/2026). (Dok. KemenPPPA) Pernyataan tersebut menjadi perhatian karena persoalan nominal hadiah OSN sempat ramai diperbincangkan publik. Sebelumnya, muncul informasi mengenai besaran uang pembinaan yang lebih rendah untuk sejumlah jenjang. Mu’ti memberikan penjelasan, pemerintah tetap memberikan penghargaan kepada para siswa berprestasi.
"Pemerintah juga menyatakan tengah mencari skema pembiayaan agar penghargaan kepada para talenta sains tersebut dapat ditingkatkan pada tahun berikutnya," ujarnya.
2. Besaran hadiah yang diterima pemenang

Olimpiade Sains Nasional (OSN) Jenjang Pendidikan Menengah (Dikmen), SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat Tingkat Nasional Tahun 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)/ (dok Humas Kemendikdasmen) Untuk jenjang SD, MI, dan sederajat, peraih medali emas mendapatkan uang pembinaan Rp15 juta. Peraih medali perak menerima Rp10 juta, sedangkan peraih medali perunggu mendapatkan Rp5 juta. Besaran yang sama juga berlaku bagi peraih medali OSN jenjang SMP, MTs, dan sederajat. Emas mendapat Rp15 juta, perak Rp10 juta, dan perunggu Rp5 juta.
Sementara, nominal penghargaan untuk jenjang SMA, MA, SMK, MAK, dan sederajat lebih besar. Peraih emas memperoleh Rp25 juta, perak Rp20 juta, dan perunggu Rp15 juta. Besaran tersebut berlaku untuk sembilan bidang yang dipertandingkan pada OSN jenjang pendidikan menengah.
”Medali emas Rp25 juta, medali perak Rp20 juta, medali perunggu Rp15 juta,” ujar Mu’ti.
3. OSN 2026 diikuti 566 talenta sains

Olimpiade Sains Nasional (OSN) Jenjang Pendidikan Menengah (Dikmen), SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat Tingkat Nasional Tahun 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)/ (dok Humas Kemendikdasmen) OSN 2026 jenjang pendidikan menengah sendiri diikuti 566 talenta sains dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka berkompetisi dalam sembilan bidang, yakni astronomi, biologi, ekonomi, fisika, geografi, informatika, kebumian, kimia, dan matematika. Dari 566 finalis tersebut, 45 peserta berhasil meraih medali emas. Sebanyak 90 peserta meraih medali perak dan 135 peserta memperoleh medali perunggu.
Angka tersebut menunjukkan ketatnya persaingan di tingkat nasional. Para peserta tidak hanya datang dari sekolah-sekolah unggulan di kota besar. Mereka merupakan talenta yang telah melewati rangkaian seleksi hingga akhirnya mencapai tingkat nasional.
Mu'ti menambahkan, besarnya partisipasi tersebut memperlihatkan bahwa OSN tidak sekadar lomba akademik. Ajang tersebut menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk menemukan dan membina anak-anak dengan kemampuan sains sejak usia sekolah.
"Pemerintah juga menekankan bahwa penghargaan OSN tidak berhenti pada medali dan uang pembinaan. Para peraih medali memiliki peluang untuk mengikuti pembinaan talenta dan seleksi menuju kompetisi sains internasional," tambahnya.
Kemendikdasmen menyebut para peserta berprestasi juga dapat memperoleh kesempatan mengikuti pembinaan di Pelatnas, program pengembangan talenta, beasiswa, hingga peluang masuk perguruan tinggi melalui jalur prestasi.

![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)


















