Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Menhub Berharap Tabrakan Kereta di Bekasi Dijadikan Pelajaran

Menhub Berharap Tabrakan Kereta di Bekasi Dijadikan Pelajaran
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat meninjau langsung ke lokasi kecelakaan KRL dan kereta jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam (27/4/2026). (Dok. Kemenhub)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Menhub Dudy Purwagandhi menyampaikan duka cita atas tabrakan antara CommuterLine dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.
  • Dudy menegaskan insiden ini menjadi pelajaran penting bagi PT KAI dan pemerintah untuk meningkatkan pelayanan, keamanan, kenyamanan, serta keselamatan penumpang di masa mendatang.
  • Pemerintah fokus pada proses evakuasi korban dengan harapan penyelamatan berjalan cepat; hingga pukul 01.00 WIB tercatat empat korban tewas dan 74 orang luka dirawat di beberapa rumah sakit.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan duka cita atas insiden tabrakan kereta CommuterLine dan Kereta Jarak Jauh KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. Menurutnya, insiden ini yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka ini akan menjadi pelajaran.

"Kejadian kecelakaan kereta api malam ini menjadi pelajaran yang sangat penting buat PT Kereta Api, dan kami untuk bagaimana kita bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, namun juga kita harus memberikan rasa aman dan memberikan rasa nyaman, tapi sekaligus juga yang paling utama adalah memberikan keselamatan kepada penumpang," ujar Dudy di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026) dini hari.

Dudy mengatakan, pihaknya akan mengutamakan evakuasi korban dengan harapan korban dapat diselamatkan.

"Kami mohon doanya dari masyarakat supaya proses evakuasi ini dapat berlangsung dengan cepat, dan bisa menyelamatkan korban-korban yang masih ada di dalam kereta api," ujarnya.

Hingga pukul 01.00 WIB, terdapat empat korban tewas. Sementara itu, korban luka mencapai 74 orang yang tersebar di beberapa rumah sakit.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us

Related Articles

See More