Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Persiapan Nataru, TNI AL Inspeksi Kapal dan Fasilitas Pelabuhan Merak

2 min read
Persiapan Nataru, TNI AL Inspeksi Kapal dan Fasilitas Pelabuhan Merak
TNI Angkatan Laut (AL) melalui Lanal Banten melaksanakan inspeksi terhadap fasilitas dan kapal penyeberangan di Pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry Merak, Banten, Jumat (30/10/2026)(dok. Istimewa)
  • TNI AL melalui Lanal Banten menginspeksi fasilitas dan kapal penyeberangan di Pelabuhan Merak menjelang angkutan Natal dan Tahun Baru.

  • Inspeksi melibatkan sejumlah instansi dan menyoroti alat keselamatan, catatan pemeliharaan, serta kesiapan awak kapal menghadapi situasi darurat.

  • Kegiatan dilakukan setelah insiden kebakaran KMP Batu Mandi dan menjadi bagian dari pengawasan keselamatan pelayaran di Selat Sunda.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - TNI Angkatan Laut (AL) melalui Lanal Banten melaksanakan inspeksi terhadap fasilitas dan kapal penyeberangan di Pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry Merak, Banten, Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud menjamin keselamatan pelayaran serta upaya mengantisipasi terjadinya insiden kecelakaan laut.

Inspeksi dilaksanakan sebagai langkah pengawasan dan pemantauan bersama menyusul insiden kebakaran KMP Batu Mandi di Perairan Selat Sunda beberapa waktu lalu. TNI AL juga ingin memastikan kesiapan fasilitas pelabuhan maupun kapal-kapal penyeberangan dalam mengantisipasi angkutan laut menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) dalam waktu dekat.

  1. 1. Diikuti lintas instansi

    Persiapan Nataru, TNI AL Inspeksi Kapal dan Fasilitas Pelabuhan Merak
    TNI Angkatan Laut (AL) melalui Lanal Banten melaksanakan inspeksi terhadap fasilitas dan kapal penyeberangan di Pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry Merak, Banten, Jumat (30/10/2026)(dok. Istimewa)

    Dalam pelaksanaannya, Danlanal Banten, Kolonel Laut (P) Wawan Subagyo Mardani bersama KSOP Kelas I Banten, manajemen PT ASDP Indonesia Ferry, Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (GAPASDAP), INFA & Port, Polairud Polda Banten serta Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) meninjau kapal penyeberangan yang tengah bersandar di Pelabuhan Merak.

    Sinergi lintas instansi ini disebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan pengawasan terhadap kesiapan operasional kapal dan pemenuhan aspek keselamatan pelayaran.

  2. 2. Berbagai aspek yang menjadi perhatian kegiatan peninjauan

    IMG-20261031-WA0038.jpg
    TNI Angkatan Laut (AL) melalui Lanal Banten melaksanakan inspeksi terhadap fasilitas dan kapal penyeberangan di Pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry Merak, Banten, Jumat (30/10/2026)(dok. Istimewa)

    Sejumlah aspek yang menjadi perhatian dalam kegiatan peninjauan meliputi ketersediaan dan kondisi alat keselamatan kapal, diantaranya life jacket (rompi pelampung/swimvest), sekoci, liferaft (rakit penolong), EPIRB (Emergency Position Indicating Radio Beacon) sebagai perangkat pemancar sinyal darurat serta CO2 Central di ruang mesin.

    Selain itu, dilakukan pula peninjauan terhadap catatan pemeriksaan dan pemeliharaan kapal untuk melihat pelaksanaan pengecekan rutin, termasuk kesiapan awak kapal dalam menghadapi situasi darurat. Kegiatan ini pun menjadi sarana koordinasi dan evaluasi bersama terhadap pentingnya penerapan prosedur keselamatan di atas kapal.

  3. 3. Keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama

    Persiapan Nataru, TNI AL Inspeksi Kapal dan Fasilitas Pelabuhan Merak
    TNI Angkatan Laut (AL) melalui Lanal Banten melaksanakan inspeksi terhadap fasilitas dan kapal penyeberangan di Pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry Merak, Banten, Jumat (30/10/2026)(dok. Istimewa)

    Kolonel Laut (P), Wawan Subagyo Mardani, menegaskan, keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan komitmen dan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

    "Kehadiran TNI AL dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pengawasan dan pemantauan keamanan maritim di wilayah Perairan Selat Sunda," ujar dia.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh operator kapal semakin meningkatkan kedisiplinan, kewaspadaan, serta kesiapsiagaan dalam mengantisipasi potensi keadaan darurat, sehingga aktivitas penyeberangan di Selat Sunda dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More