Pangdam Jaya Deddy Suryadi Resmi Naik Pangkat Jadi Bintang 3

- Pangdam Jaya Deddy Suryadi resmi naik pangkat menjadi Letnan Jenderal atau jenderal bintang tiga, diumumkan melalui akun Instagram Kodam Jaya pada 26 Maret 2026.
- Kenaikan pangkat ini merupakan bagian dari kebijakan mutasi, rotasi, dan promosi perwira tinggi TNI yang diteken Panglima TNI Agus Subiyanto pada 9 Maret 2026.
- Analis militer menilai status jenderal bintang tiga hanya berlaku untuk Pangdam Jaya karena posisi strategisnya di Jakarta sebagai pusat gravitasi keamanan nasional.
Jakarta, IDN Times - Pangdam Jaya, Deddy Suryadi resmi mendapatkan kenaikan pangkat. Deddy kini mendapatkan pangkat bintang tiga.
“Selamat Atas Kenaikan Pangkat Letjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.S.I., Pangdam Jaya/Jayakarta,” tulis akun Instagram Kodam Jaya (@kodam_jayakarta) pada Kamis (26/3/2026).
1. Lima orang naik pangkat
Dalam unggahan Instagramnya, terdaapt lima pejabat Kodam jaya yang mendapat kenaikan pangkat. Selain Deddy yang kini menjadi jendral bintang tiga, tiga orang mendapatkan pangkat bintang satu sementara satu lainnya bintang dua.
Kenaikan pangkat bintang dua didapatkan Mayjen TNI Zulhadrie S.MARA.,M.Han.. Sementara tiga orang yang mendapatkan pangkat bintang satu adalah Brigjen TNI M. Iswan Nusi, S.H. (Asops Kasdam Jaya), Brigjen TNI Sri Marantika Beruh, S.Sos. (Asintel Kasdam Jaya), dan Brigjen TNI Dr.Chandra Ariyadi Prakosa, S.I.O., M.Tr(Han) selaku Asrendam Jaya/Jayakarta.
2. Dapat promosi naik jadi bintang tiga

Sebelumnya, Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi dan rotasi terhadap sejumlah posisi perwira tinggi di lingkungan militer. Kebijakan mutasi, rotasi, dan promosi jabatan itu diteken oleh Agus pada Senin (9/3/2026) lalu.
Salah satu yang kala itu mendapatkan promosi adalah Deddy Suryadi. Posisi Kodam Jaya mengalami validasi organisasi, di mana Pangdamnya mengalami kenaikan pangkat menjadi jenderal bintang tiga atau letnan jenderal.
3. Pangkat jenderal bintang tiga hanya khusus untuk Pangdam Jaya

Dalam pandangan analis militer dari Universitas Nasional, Selamat Ginting, menilai kenaikan pangkat jenderal bintang tiga untuk Kodam, akan berlaku sementara ini untuk Kodam Jaya saja. Sebab, posisi Kodam Jaya sangat penting lantaran ada di Jakarta.
"(Kenaikan pangkat jenderal bintang tiga) hanya khusus Pangdam Jaya saja. Kodam krusial di ibu kota negara," ujar Selamat kepada IDN Times lewat pesan pendek pada Selasa kemarin.
Ia mengatakan Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin pernah menyebut tiga pusat gravitasi di Indonesia yakni Jakarta, Aceh dan Papua. Dengan begitu, dibutuhkan strategi pengamanan khusus.
"Untuk saat ini fokus ke Jakarta lebih dulu. Mungkin ke depan (validasi organisasi) bisa ke Kodam Iskandar Muda dan Kodam Cendrawasih," tutur dia.


















