Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Tips Aman Ibadah Haji 2026 dari Kementerian Haji dan Umrah

Tips Aman Ibadah Haji 2026 dari Kementerian Haji dan Umrah
Jemaah dari lintas negara mengerjakan umrah di awal musim haji 2026 (IDN Times/Yogie Fadila)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Kementerian Haji dan Umrah menekankan pentingnya menjaga kesehatan jemaah dengan istirahat cukup, konsumsi makanan bergizi, serta memperbanyak minum air agar ibadah berjalan lancar.
  • Hingga 26 April 2026, sebanyak 72 kloter atau 28.274 jemaah haji Indonesia telah diberangkatkan ke Tanah Suci, sementara 45 kloter sudah tiba di Madinah secara bertahap.
  • Layanan fast track di empat bandara utama melayani total 125.234 jemaah haji Indonesia tahun ini, termasuk tambahan fasilitas baru di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyampaikan sejumlah tips penting yang perlu diperhatikan oleh para jemaah haji guna memastikan kelancaran dan keamanan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik selama rangkaian ibadah berlangsung. Jemaah diimbau untuk mengatur pola istirahat dengan baik, mengonsumsi makanan bergizi, serta memperbanyak asupan air putih agar tetap terhidrasi.

“Menjaga kesehatan dengan mengatur pola istirahat yang cukup, kemudian mengkonsumsi makanan bergizi, serta memperbanyak minum air putih, ini penting,” ujar Maria dalam keterangannya, Minggu (26/4/2026).

1. Jemaah diminta bawa tas kecil khusus dokumen

Jemaah haji saat melaksanakan tawaf sunah usai puncak haji di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi
Jemaah haji saat melaksanakan tawaf sunah usai puncak haji di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat (13/6/2025). (Media Center Haji 2025/Rochmanudin)

Selain itu, Maria juga mengingatkan agar seluruh dokumen penting seperti paspor, kartu identitas, dan dokumen haji lainnya disimpan dengan baik.

Ia menyarankan agar dokumen tersebut ditempatkan dalam tas kecil yang mudah dijangkau, sehingga tidak tercecer dan dapat diakses dengan cepat saat diperlukan.

Tak kalah penting, jemaah juga diminta untuk selalu mengikuti arahan petugas selama berada di Tanah Suci. Kebersamaan dan sikap saling membantu antarjemaah dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana ibadah yang aman dan nyaman.

“Kami menghimbau kepada seluruh jemaah untuk selalu mengikuti arahan petugas, menjaga kebersamaan, dan saling membantu tentunya antar sesama jemaah,” kata Maria.

2. 72 Kloter jemaah haji diberangkatkan ke Arab Saudi

Masjid Quba, masjid pertama umat Islam yang dibangun Nabi Muhammad SAW di Madinah, Arab Saudi, kini mengalami perluasan yang dilengkapi cafe shop di halamannya.
Masjid Quba, masjid pertama umat Islam yang dibangun Nabi Muhammad SAW di Madinah, Arab Saudi, kini mengalami perluasan yang dilengkapi cafe shop di halamannya. (Media Center Haji 2025/Rochmanudin)

Lebih jauh, Maria mengatakan, saat ini proses pemberangkatan jemaah haji Indonesia melalui berbagai embarkasi di Tanah Air terus berlangsung dengan lancar. Berdasarkan data hingga Minggu (26/4/2026), tercatat sebanyak 72 kelompok terbang (kloter) dengan total 28.274 jemaah telah diberangkatkan ke Tanah Suci.

Sementara itu, untuk kedatangan di Madinah, tercatat sebanyak 45 kloter dengan jumlah 17.747 jemaah telah tiba secara bertahap. Para jemaah tersebut langsung diarahkan menuju akomodasi yang telah disiapkan.

"Jadi seluruh proses kedatangan ini telah berjalan dengan tertib dengan pendampingan penuh tentunya oleh petugas haji yang siaga memberikan layanan sejak di bandara hingga ke hotel," kata Maria.

3. 125.234 jemaah terlayani layanan fast track

Suasana jemaah haji di Masjidil Haram usai puncak haji
Suasana jemaah haji di Masjidil Haram usai puncak haji, Jumat (13/6/2025) malam. (Media Center Haji 2025/Rochmanudin)

Sementara itu, Maria menyampaikan, layanan fast track tersedia di empat bandara utama keberangkatan di Indonesia. Bandara tersebut meliputi Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Adi Soemarmo Solo, Bandara Juanda Surabaya, serta Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Maria merinci di Bandara Soekarno-Hatta, layanan ini melayani jemaah dari tiga embarkasi, yakni Jakarta Pondok Gede (JKG) sebanyak 13.751 orang, Jakarta Bekasi (JKS) sebanyak 12.295 orang, serta Banten (JKB) sebanyak 9.218 orang. Sementara itu, di Bandara Adi Soemarmo Solo tercatat sebanyak 29.133 jemaah memanfaatkan layanan ini. Adapun, di Bandara Juanda Surabaya jumlahnya mencapai 44.080 jemaah, dan di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar sebanyak 16.757 jemaah.

Secara keseluruhan, jumlah jemaah haji Indonesia yang menikmati layanan fast track pada tahun ini mencapai 125.234 orang. Angka tersebut termasuk penambahan layanan di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar yang baru dioperasikan tahun ini.

"Jadi secara keseluruhan kalau bisa kami total begitu, terdapat 125.234 jemaah haji Indonesia yang telah menikmati layanan fast track pada tahun ini, termasuk pada penambahan layanan di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pada tahun ini," kata Maria.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Related Articles

See More