Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

TOP 5: AS Incar Terbang Tanpa Batas di Wilayah RI hingga Beasiswa LPDP DKI

TOP 5: AS Incar Terbang Tanpa Batas di Wilayah RI hingga Beasiswa LPDP DKI
potret Presiden Amerika Serikat Donald Trump (whitehouse.gov)
Intinya Sih
  • Dokumen rahasia AS mengungkap rencana memperoleh akses penerbangan militer tanpa batas di wilayah udara Indonesia, muncul setelah pertemuan Presiden Prabowo dan Donald Trump pada Februari 2026.
  • Pemprov DKI Jakarta melalui Gubernur Pramono Anung akan mengirim 100 mahasiswa untuk studi ke luar negeri lewat skema LPDP Jakarta guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia ibu kota.
  • Perundingan damai AS-Iran di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan setelah 21 jam pembicaraan, menandai kegagalan diplomasi pertama sejak perang enam minggu lalu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Berbagai berita menarik ditayangkan di kanal News IDN Times pada Minggu (13/4/2026). Di antaranya informasi soal sebuah dokumen pertahanan rahasia Amerika Serikat (AS) yang mengungkap rencana untuk mendapatkan akses penerbangan militer tanpa batas melalui wilayah udara Indonesia.

Selain itu, ada juga berita tentang Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengirim 100 mahasiswa untuk melanjutkan studi ke luar negeri, melalui skema Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Jakarta.

Untuk mengetahui selengkapnya berita-berita menarik tersebut, berikut dirangkum dalam Top 5 News IDN Times.

1. Beredar Kabar AS Incar Akses Penerbangan Militer Tanpa Batas di Wilayah Udara RI

Sebuah dokumen pertahanan rahasia Amerika Serikat (AS) mengungkap rencana untuk mendapatkan akses penerbangan militer tanpa batas melalui wilayah udara Indonesia. Isi dokumen yang diungkap The Sunday Guardian ini menyebutkan, rencana itu sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan operasional AS di kawasan Indo-Pasifik.

Rencana tersebut muncul setelah pertemuan antara Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump di Washington pada Februari 2026.

Baca selengkapnya di sini!

2. Pramono Akan Kirim 100 Mahasiswa Studi ke Luar Negeri Lewat LPDP

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengirim 100 mahasiswa untuk melanjutkan studi ke luar negeri melalui skema Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Jakarta.

Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Baca selengkapnya di sini!

3. Wamenhaj Pastikan War Tiket Haji Ada Syaratnya, Apa Saja?

Kementerian Haji dan Umrah menekankan pentingnya transformasi radikal dalam pengelolaan keuangan haji. Fokus utama kementerian saat ini adalah memastikan skema pembiayaan yang berkeadilan bagi jemaah yang berangkat maupun jemaah tunggu.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan dua isu penting yakni antrean jemaah haji dan pengelolaan keuangan saling berkaitan.

Baca selengkapnya di sini!

4. Dino Djalal: 3 Reality Check Kebijakan Luar Negeri RI, Kurangi Exposure ke Trump

Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal, mengingatkan pemerintah Indonesia untuk melakukan evaluasi serius terhadap arah politik luar negeri di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Ia menilai, meskipun gencatan senjata di sejumlah konflik internasional memberi ruang jeda, Indonesia tetap perlu melakukan penyesuaian strategi.

Menurut Dino, ada tiga ‘reality check’ yang harus segera dilakukan pemerintah sejak pecahnya konflik global terbaru. Ia menilai langkah ini penting untuk menjaga kredibilitas dan efektivitas diplomasi Indonesia di kancah internasional.

Baca selengkapnya di sini!

5. Gagalnya Perundingan AS-Iran, Ini yang Harus Kamu Tahu!

Perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang digelar di Islamabad, Pakistan, berakhir tanpa kesepakatan pada Minggu (12/4/2026) pagi setelah berlangsung lebih dari 21 jam. Pembicaraan ini menjadi yang pertama sejak perang pecah enam minggu lalu dan menjadi kontak tingkat tinggi pertama sejak Revolusi Islam 1979.

Wakil Presiden AS JD Vance, yang memimpin delegasi Washington menyatakan, Iran menolak syarat yang diajukan Amerika Serikat. Ia menyampaikan hal tersebut kepada wartawan sebelum meninggalkan Pakistan menuju Washington.

Baca selengkapnya di sini!

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in News

See More