Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Usai Libur Akhir Tahun, Lamongan Kembali Masuk Zona Merah COVID-19 

Usai Libur Akhir Tahun, Lamongan Kembali Masuk Zona Merah COVID-19
Peta penyebaran virus corona di Lamongan. Dok. Humas
Share Article

Lamongan, IDN Times - Kasus penyebaran virus corona di Kabupaten Lamongan terus bertambah menjadi 1.830 orang. Bahkan, kini Lamongan kembali ditetapkan sebagai zona merah. Penambahan jumlah kasus COVID-19 tersebut terjadi usai libur akhir tahun

Kabag Prokopim Pemkab Lamongan, Arif Bachtiar mengatakan, penambahan kasus COVID-19 di Lamongan terjadi linier dengan masa libur beberapa hari lalu.

1. Penambahan kasus COVID-19 juga dibarengi dengan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat

Ilustrasi corona (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi corona (IDN Times/Arief Rahmat)

Arif sendiri belum bisa memastikan, apakah penambahan kasus COVID-19 di Lamongan itu dipengaruhi banyaknya masyarakat Lamongan yang pergi berlibur pada akhir tahun. Namun yang jelas, penambahan kasus COVID-19 juga dibarengi dengan peningkatan aktivitas perekonomian masyarakat.

"Terjadi linier dengan masa libur. Tapi, kami tidak bisa memastikan hanya faktor tersebut," kata Arif kepada IDN Times, Rabu (6/1/2021).

2. Selain Lamongan, Blitar, dan Ngawi juga masuk zona merah

Data virus corona di Lamongan. Dok. Humas
Data virus corona di Lamongan. Dok. Humas

Bahkan, lanjut Arif, sebelum diumumkannya Lamongan sebagai zona merah oleh pemerintah provinsi pada 5 Januari 2021, Satgas COVID-19 kabupaten juga sudah memprediksi Lamongan bakal kembali masuk zona merah.

"Lamongan kembali masuk zona merah setelah libur akhir tahun. Selain Lamongan ada dua daerah lain di Jatim yakni Blitar dan Ngawi," jelas Arif.

3. Untuk menekan angka penyebaran virus corona, Pemkab lakukan 3T

Data Penyebaran virus corona di Lamongan. Dok. Humas
Data Penyebaran virus corona di Lamongan. Dok. Humas

Untuk menekan angka penyebaran virus corona di Lamongan, Satgas COVID-19 telah menyiapkan beberapa cara. Di antaranya melakukan 3T, testing, tracing, dan treatment pada orang-orang yang pernah melakukan kontak langsung dengan pasien COVID-19 dan juga terus melakukan sosialisasi 3M.

"Selain itu kami juga melakukan perlindungan bagi masyarakat yang memiliki komorbid dari kemungkinan terpapar virus corona," ucapnya.

4. Antisipasi lonjakan pasien COVID-19, Pemkab siapkan gedung Korpri

Peta penyebaran virus corona di Lamongan. Dok. Humas
Peta penyebaran virus corona di Lamongan. Dok. Humas

Tak hanya itu, untuk mengantisipasi lonjakan pasien COVID-19, pemkab akan menambah fasilitas rawat inap, baik di RSUD Soegiri maupun menyiapkan alternatif tempat lainnya. Salah satunya adalah Gedung Korpri yang lokasinya berada di depan rumah sakit.

"Mudah-mudahan jumlah kasus COVID-19 ini bisa berkurang dan Lamongan kembali ke zona oranye," harapnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Imron Saputra
EditorImron Saputra

Related Articles

See More

Komnas HAM Minta MBG Dievaluasi: Sasaran Penerima Terlalu Luas

18 Jun 2026, 05:03 WIBNews