Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Zita Anjani Laporkan Harta 2025 ke KPK Rp109 M, Naik Rp19,5 M Setahun

Zita Anjani Laporkan Harta 2025 ke KPK Rp109 M, Naik Rp19,5 M Setahun
Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Zita Anjani melaporkan harta kekayaan 2025 senilai Rp109,3 miliar ke KPK, naik Rp19,5 miliar dibanding tahun sebelumnya.
  • Aset terbesar Zita berupa tanah dan bangunan di Jakarta Timur, Lampung Selatan, dan Depok dengan total nilai lebih dari Rp52 miliar.
  • Sejak Oktober 2024, Zita menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden bidang pariwisata dan berkomitmen memajukan citra pariwisata Indonesia di dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Sosok utusan khusus presiden bidang pariwisata, Zita Anjani menjadi sorotan di media sosial pada pekan ini. Penyebabnya karena harta kekayaan yang dimiliki oleh Zita pada 2025 mencapai Rp109.325.511.209 (Rp109,3 miliar). Hartanya mengalami kenaikan signifikan Rp19,5 miliar dibandingkan tahun 2024.

Dikutip dari situs LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Zita rutin melaporkan harta kekayaan sejak 2019 lalu. Ketika itu, ia melaporkan perdana harta kekayaan sebagai prasyarat menjadi calon anggota DPRD di DKI Jakarta. Harta Zita pada 2019 masih Rp5.865.926.448 (Rp5,8 miliar).

Aset paling besar dimiliki Zita dalam bentuk tanah dan bangunan. Politisi perempuan dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu memiliki delapan tanah dan bangunan yang tersebar di tiga kota yakni Jakarta Timur, Lampung Selatan dan Depok. Total aset itu nilainya mencapai Rp52.294.111.000 (Rp52,2 miliar).

Tanah dan bangunan paling tinggi berlokasi di Jakarta Timur dengan luas 580 meter persegi/1.090 meter persegi. Nilainya mencapai Rp19.107.330.000. Zita melaporkan tanah dan bangunan dengan nilai tertinggi dibeli dengan penghasilannya sendiri.

Sementara, empat tanah dan bangunan di Depok, tidak jelas perolehannya dari mana. Apakah dibeli sendiri atau hibah.

1. Zita melaporkan tiga kendaraan roda empat dan satu roda dua

Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani membeli hasil produk kerajinan khas Lombok. (IDM Times/Muhammad Nasir)
Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani membeli hasil produk kerajinan khas Lombok. (IDM Times/Muhammad Nasir)

Lebih lanjut, Zita melaporkan memiliki punya tiga mobil dan satu motor. Dua di antara tiga mobil yang dimiliki Zita merupakan Toyota Alphard. Kemudian, ia juga melaporkan memiliki mobil Lexus produksi 2023. Total aset yang dimiliki berupa kendaraan mencapai Rp4.403.000.000.

Ia juga melaporkan memiliki harta bergerak lainnya mencapai Rp32.300.616.000 (Rp32,3 miliar).

2. Zita melaporkan tak mempunyai utang

Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata, Zita Anjani saat menyambangi Lampung (dok. Utusan Khusus Presiden)
Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata, Zita Anjani saat menyambangi Lampung (dok. Utusan Khusus Presiden)

Zita juga melaporkan memiliki aset berupa surat berharga senilai Rp11.885.184.209 (Rp11,8 miliar). Ada pula aset berupa kas dan setara kas yang mencapai Rp6.000.000.000 (Rp6 miliar).

Ia mengaku kepada komisi antirasuah tidak memiliki utang. Sehingga, total harta yang dimiliki oleh Zita mencapai Rp109.325.511.209 (Rp109,3 miliar).

3. Zita Anjani dilantik jadi utusan khusus sejak Oktober 2024

Adu Gaya Putri Zulhas vs. Zita Anjani (instagram.com/putri_zulhas)
Adu Gaya Putri Zulhas vs. Zita Anjani (instagram.com/putri_zulhas)

Zita dilantik menjadi Utusan Khusus Presiden untuk bidang pariwisata sejak Oktober 2024. Ketika dilantik, Zita mengatakan tugas tersebut merupakan amanah dan tanggung jawab besar.

"Ini tanggung jawab besar, dan saya siap memberikan yang terbaik untuk membantu Presiden dalam rangka memajukan pariwisata Indonesia di mata dunia," ungkap Zita dalam keterangan pada Selasa, 22 Oktober 2024.

Ia mengatakan pariwisata merupakan jembatan kebudayaan dan ekonomi antarnegara. Zita optimistis membawa pariwisata Indonesia makin dikenal dunia.

Sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Pariwisata, Zita mengaku bakal membantu Presiden dalam hal memperkuat kerja sama bilateral dan multilateral di sektor pariwisata, mempromosikan destinasi wisata Indonesia di forum internasional, dan menarik investasi di bidang ini. Selain itu, ia fokus membangun diplomasi kebudayaan untuk memperkuat citra Indonesia sebagai tujuan wisata unggulan.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina

Related Articles

See More