Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

AS Blokade Kuba, Ribuan Pasien Menunggu untuk Bisa Dioperasi

AS Blokade Kuba, Ribuan Pasien Menunggu untuk Bisa Dioperasi
ilustrasi bendera Kuba (unsplash.com/limamauro23)
Intinya Sih
  • Menlu Kuba Bruno Rodriguez mengecam blokade energi AS yang menyebabkan 100 ribu pasien, termasuk 12 ribu anak-anak, menunggu operasi akibat krisis listrik dan pasokan medis.
  • Krisis energi membuat angka kematian anak di Kuba naik dua kali lipat pada 2025, dengan pemadaman listrik mencapai 63 persen wilayah dan kekurangan obat-obatan semakin parah.
  • Pemerintah Kuba mengurangi frekuensi transportasi umum karena kelangkaan BBM, sementara Menteri Energi menyatakan bensin dan solar telah habis akibat ketidakmampuan memperbarui kilang minyak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri (Menlu) Kuba, Bruno Rodriguez mengecam blokade energi Amerika Serikat (AS). Menurutnya, 100 ribu pasien di Kuba, termasuk anak-anak tidak dapat dioperasi imbas krisis energi. 

“Rata-rata bertahan anak-anak berkurang dari 85 persen menjadi 65 persen. Sekitar 100 ribu pasien, termasuk 12 ribu anak-anak menunggu operasi karena kurangnya pasokan listrik,” ungkapnya, dikutip dari EFE, Minggu (17/5/2026).

Beberapa bulan terakhir, Kuba mendapat tekanan besar imbas blokade AS. Alhasil, Kuba mengalami krisis energi terburuk dalam beberapa tahun terakhir. 

1. Krisis energi berdampak pada lonjakan angka kematian anak

Rodriguez mengatakan bahwa krisis energi telah berdampak pada angka kematian anak di Kuba. Pada 2025, jumlah kematian anak di Kuba naik dua kali lipat menjadi 9,9 kematian per 1.000 kelahiran imbas kurangnya obat-obatan dan suplai kesehatan. 

Menurutnya, blokade minyak dari Washington ini adalah sebuah deklarasi perang. Sebab, negara Karibia itu masih terdampak krisis energi yang dalam dan pemadaman listrik mencapai 63 persen dari seluruh area di Kuba secara bersamaan. 

2. Kuba adaptasi transportasi umum imbas krisis energi

Menteri Transportasi Kuba, Eduardo Rodriguez Davila mengatakan bahwa akan ada adaptasi kebijakan untuk transportasi penumpang dan kargo. Keputusan ini imbas blokade minyak dari AS dalam 5 bulan terakhir dan penghematan bahan bakar minyak (BBM). 

Davila menyampaikan bahwa rute bus dari ibu kota Havana ke sejumlah ibu kota provinsi akan dikurangi frekuensinya dalam 3 pekan sekali. Namun, bus yang menghubungkan Manzanillo dan Baracoa akan tersedia setiap pekan. 

3. Menteri Energi Kuba sebut bensin dan solar sudah habis

Pekan ini, Menteri Energi Kuba, Vicente de la O Levy mengatakan bahwa Kuba tidak lagi memiliki bensin dan solar. Ia menyebutkan buruknya kondisi di Kuba imbas krisis energi sejak Januari. 

Dilansir Latin America Reports, Kuba memiliki cadangan minyak mentah dan gas alam di negaranya. Namun, negara Karibia itu tidak memiliki uang untuk memperbarui kilang minyaknya. Alhasil, Kuba tidak dapat menyuling minyak mentah menjadi BBM.  

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella
Follow Us

Related Articles

See More