Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

CEK FAKTA: Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Militer di Palembang?

CEK FAKTA: Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Militer di Palembang?
Ilustrasi pistol. (IDN Times/Mardya Shakti)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Pomdam II/Sriwijaya bergerak cepat mengungkap kasus penembakan di Panhead Cafe Palembang yang menewaskan Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa, dan menangkap terduga pelaku Sertu MRR beserta pihak terkait.
  • Insiden dipicu persoalan pribadi antara korban dan pelaku di lokasi hiburan malam hingga berujung tembakan dari senjata api rakitan yang menyebabkan korban meninggal akibat luka tembak serius.
  • Senjata api rakitan ditemukan di rumah warga sipil DS, sementara uji balistik masih berlangsung; Kodam II/Sriwijaya menegaskan komitmen penanganan profesional dan pemakaman militer telah dilaksanakan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Jejaring media sosial dihebohkan dengan kabar seorang prajurit TNI meninggal dunia, akibat ditembak sesama tentara di sebuah kafe di Palembang, Sumatra Selatan, Sabtu, 16 Mei 2026.

"Anggota TNI tewas usai diduga ditembak rekannya di kafe Panhead Palembang," tulis sebuah akun di jejaring media sosial Instagram.

Lantas benarkah kabar tersebut? Berikut cek faktanya.

1. Pomdam II/Sriwijaya bergerak cepat

CEK FAKTA: Prajurit TNI Tewas Ditembak Rekannya di Palembang?
ilustrasi pistol (IDN Times/Mardya Shakti)

Pomdam II/Sriwijaya bergerak cepat mengungkap kasus penembakan yang terjadi di Panhead Cafe, Palembang, Sabtu, 16 Mei 2026 dini hari. Dalam waktu kurang dari 24 jam, petugas menangkap terduga pelaku penembakan beserta pihak yang diduga menyembunyikan barang bukti senjata api rakitan.

Peristiwa tersebut mengakibatkan Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa, personel Denkesyah Palembang Kesdam II/Sriwijaya, meninggal dunia. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, terduga pelaku penembakan adalah Sertu MRR, sedangkan seorang warga sipil berinisial DS diduga terlibat dalam upaya menyembunyikan barang bukti senjata api rakitan yang digunakan dalam kejadian tersebut.

2. Penembakan dipicu persoalan pribadi

CEK FAKTA: Prajurit TNI Tewas Ditembak Rekannya di Palembang?
Ilustrasi penondongan pistol. (IDN Times/Aditya Pratama)

Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Yordania menjelaskan, insiden bermula saat kedua pihak berada di lokasi hiburan malam dan terjadi perselisihan, yang dipicu persoalan pribadi hingga berujung perkelahian.

“Dalam situasi tersebut, terduga pelaku diduga menggunakan senjata api rakitan, dan melepaskan tembakan yang mengenai korban,” jelas Kapendam.

Korban sempat dilarikan ke RS Permata Palembang untuk mendapatkan penanganan medis, namun dinyatakan meninggal dunia pada pukul 03.45 WIB.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Denpom II/4 Palembang segera melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa 21 saksi, mengamankan rekaman CCTV, serta berkoordinasi dengan RS Bhayangkara Palembang, untuk pelaksanaan autopsi. Berdasarkan hasil autopsi sementara, korban meninggal akibat luka tembak yang menyebabkan pendarahan berat di organ vital.

3. Ditembak dengan senjata api rakitan

CEK FAKTA: Prajurit TNI Tewas Ditembak Rekannya di Palembang?
Ilustrasi pistol.(IDN Times/Arief Rahmat)

Sementara itu, proyektil peluru yang berhasil dikeluarkan dari tubuh korban saat ini masih menunggu hasil uji balistik Bidlabfor Polda Sumsel. Adapun senjata api rakitan yang diduga digunakan dalam kejadian tersebut berhasil ditemukan di kediaman DS di wilayah Sematang Borang, Palembang, Sabtu malam sekitar pukul 20.15 WIB.

Terduga pelaku Sertu MRR ditangkap di area parkir RS Bhayangkara Palembang. Saat ini, pelaku beserta sejumlah saksi masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Madenpom II/4 Palembang.

Kapendam menegaskan, Pangdam II/Sriwijaya telah memerintahkan Asintel Kasdam II/Swj dan Danpomdam II/Swj untuk menangani kasus tersebut secara profesional, transparan, dan tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kodam II/Sriwijaya berkomitmen menindak tegas setiap pelanggaran hukum yang melibatkan prajurit serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur,” tegasnya.

Kapendam juga menyampaikan upacara pemakaman militer jenazah Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa telah dilaksanakan pada Sabtu sore pukul 17.45 WIB di TPU Sematang Borang, Palembang, secara khidmat.

Dengan demikian, kabar prajurit TNI ditembak oleh sesama aparat tersebut adalah berita benar bukan hoaks.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us

Latest in News

See More