Diduga Selundupkan Narkoba, Kosta Rika Ekstradisi Eks Menteri ke AS

- Kosta Rika mengekstradisi mantan Menteri Keamanan Celso Gamboa ke AS atas dugaan penyelundupan narkoba dan aktivitas ilegal, menjadi langkah penting dalam kerja sama hukum internasional.
- Ekstradisi ini merupakan yang pertama dilakukan Kosta Rika ke AS setelah reformasi konstitusional 2025, juga melibatkan rekan Gamboa, Edwin Danney Lopez Vega alias Pecho de Rata.
- Militer AS menembak kapal boat yang diduga membawa narkoba di pesisir Kosta Rika, dengan tiga orang selamat setelah operasi berdasarkan intelijen jalur penyelundupan Pasifik.
Jakarta, IDN Times - Kosta Rika resmi mengekstradisi mantan Menteri Keamanan Kosta Rika, Celso Gamboa ke Amerika Serikat (AS). Keputusan ini mengenai dugaan keterlibatannya dalam penyelundupan narkoba dan sejumlah aktivitas ilegal lainnya.
“Hari ini adalah ekstradisi pertama warga Kosta Rika atas permintaan dari pemerintah AS. Ini adalah momentum dalam melawan penyelundupan narkoba. Selama bertahun-tahun, kami melihat warga negara atau warga naturalisasi yang menggunakan kewarganegaraan untuk menghindari hukum internasional,” ungkap Jaksa Agung Kosta Rika, Carlo Diaz, dikutip dari EFE, Sabtu (21/3/2026).
Pada Desember 2025, Kosta Rika memperbolehkan kapal penjaga pantai AS untuk berlabuh di negaranya. Kapal AS tersebut akan ditugaskan di Kosta Rika sebagai bagian dari perlawanan kepada penyelundupan narkoba.
1. AS tuduh Gamboa sebagai otak penyelundupan narkoba di Kosta Rika
Ekstradisi ini didasarkan pada tuduhan AS kepada Gamboa yang diduga menjadi otak dari penyelundupan narkoba di Kosta Rika. Eks menteri keamanan itu disebut sudah memfasilitasi pengiriman kokain dari Kolombia ke AS lewat Kosta Rika.
Gamboa disebut sudah menggunakan jaringan di dalam pemerintahan Kosta Rika untuk menerima informasi investigasi anti-narkoba dan menjual ke penyelundup narkoba lainnya. Ia juga dituding terlibat pencucian uang lewat firma hukum miliknya dan klub sepak bola.
2. Ekstradisi pertama Kosta Rika ke AS
Selain Gamboa, Kosta Rika juga sudah mengekstradisi rekan dari Gamboa, yakni Edwin Danney Lopez vega alias Pecho de Rata. Langkah ini menjadi ekstradisi pertama yang dilakukan pemerintah Kosta Rika ke AS usai reformasi konstitusional pada Mei 2025.
Dilansir The Tico Times, Gamboa menjabat sebagai menteri pada 2014 dan kemudian menjabat sebagai hakim di Mahkamah Agung Kosta Rika. AS menudingnya memanfaatkan jabatan untuk membantu penyelundupan yang dilakukan Lopez Vega.
3. AS tembak kapal boat yang diduga bawa narkoba di pesisir Kosta Rika
Pada saat yang sama, Komando Selatan Militer AS mengumumkan keberhasilan menembak kapal boat yang diduga membawa narkoba di pesisir Kosta Rika. Aksi ini membuat setidaknya ada tiga orang yang selamat.
“Intelijen mengonfirmasi adanya kapal boat yang transit di sepanjang rute penyelundupan narkoba di Pasifik dan terlibat dalam penyelundupan narkoba. Tiga terduga penyelundup narkoba selamat dalam serangan tersebut,” katanya, dilansir dari NBC News.

















