Klub Malam di India Terbakar, 25 Orang Tewas

- Dugaan ledakan tabung gas dari dapur
- Sebagian besar korban adalah karyawan klub
- Ancaman tindakan tegas terhadap pengelola klub
Jakarta, IDN Times - Setidaknya 25 orang tewas akibat kebakaran di sebuah klub malam di Negara Bagian Goa, India, pada Sabtu (6/12/2025). Menteri Kepala Goa, Pramod Sawant, telah memastikan jumlah korban jiwa tersebut.
Insiden ini menimpa klub malam Birch by Romeo Lane, sebuah tempat hiburan yang baru beroperasi selama satu tahun terakhir. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan barisan ambulans yang tengah berjuang memberikan pertolongan kepada para korban yang mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut.
1. Dugaan ledakan tabung gas dari dapur
Kebakaran terjadi sekitar pukul 00.04 waktu setempat yang diduga dipicu oleh ledakan tabung gas di dapur klub, menurut kepala kepolisian Goa, Alok Kumar. Api dengan cepat menyebar ke seluruh bangunan sehingga penghuni hanya memiliki waktu yang sangat terbatas untuk melakukan evakuasi.
“Sebuah insiden yang tidak menyenangkan terjadi di sebuah restoran yang juga berfungsi sebagai klub malam di Arpora. Pada pukul 00.04 dini hari, ruang kontrol polisi menerima informasi tentang kebakaran. Polisi, pemadam kebakaran, serta ambulans segera dikerahkan ke lokasi,” ujar Alok Kumar kepada wartawan, dilansir Hindustan Times.
Petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan api setelah beberapa jam berupaya. Seluruh jenazah korban dievakuasi dari lokasi, dengan sebagian besar ditemukan di area dapur klub tersebut.
2. Sebagian besar korban adalah karyawan klub
Sebagian besar korban jiwa merupakan karyawan klub malam, termasuk staf dapur, dengan tiga di antaranya wanita. Sisanya diduga wisatawan meskipun kewarganegaraan mereka belum diketahui secara pasti. Tiga orang meninggal akibat luka bakar parah, sedangkan 20 lainnya tewas karena kekurangan oksigen atau tersedak asap.
“Hari ini sangat menyedihkan bagi kita semua di Goa. Sebuah kebakaran besar di Arpora telah menewaskan 23 orang,” ungkap Pramod Sawant di X, dilansir BBC.
Sekitar 50 orang yang mengalami luka-luka dirawat di rumah sakit terdekat, termasuk Government Medical College di Bambolim. Pramod Sawant mengunjungi lokasi kejadian setelah insiden dan menjanjikan bantuan penuh kepada keluarga para korban.
3. Ancaman tindakan tegas terhadap pengelola klub
Pramod Sawant memerintahkan penyelidikan menyeluruh terhadap kejadian tersebut, dengan ancaman tindakan tegas terhadap pengelola klub malam serta pejabat yang lalai dalam pengawasan. Dugaan awal menunjukkan bahwa klub melanggar berbagai norma keselamatan kebakaran.
“Kami akan mengambil tindakan terhadap manajemen klub dan juga terhadap pejabat yang membiarkan klub tersebut beroperasi meskipun melanggar norma keselamatan. Ini adalah insiden yang sayangnya terjadi selama musim liburan puncak,” kata Pramod Sawant, dilansir Times of India.
Insiden ini tepat bertepatan dengan musim wisata puncak di Goa, sehingga memicu kekhawatiran besar terkait keselamatan publik. Perdana Menteri Narendra Modi turut menyampaikan duka cita atas tragedi tersebut. Polisi terus menyelidiki penyebab pasti ledakan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

















