Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Misteri Jarum Dalam Stroberi, PM Australia: Ini Setara Terorisme

Misteri Jarum Dalam Stroberi, PM Australia: Ini Setara Terorisme
unsplash.com/Barry McGee
Share Article

Sydney, IDN Times - Australia masih was-was dengan skandal stroberi segar mengandung jarum jahit. Ya, jarum-jarum itu tertancap di dalam buah segar itu. Kasus ini sampai membuat Perdana Menteri Australia, Scott Morrison geram. 

Tak tanggung-tanggung, Morrison meminta siapapun yang terbukti ada di balik kasus ini stroberi berjarum itu  dihukum berat.

1. Morrison menyamakan serangan jarum dalam stroberi itu dengan terorisme

unsplash.com/Barry McGee
unsplash.com/Barry McGee

Sejauh ini otoritas Australia menemukan bahwa ada 20 buah stroberi yang di dalamnya terdapat jarum jahit. Menurut Morrison, pelakunya merupakan "pecundang" dan tindakannya itu bukan kejahatan biasa.

Morrison pun menegaskan pihaknya menanggapi dengan serius sebab perbuatan tersebut setara dengan "memiliki video porno anak-anak maupun mendanai aksi terorisme". Ia melanjutkan,"Ini tidak boleh dibiarkan terjadi—tidak di negara ini."

2. Ia meminta pelakunya dihukum selama 15 tahun

unsplash.com/Alex Block
unsplash.com/Alex Block

Ditemukannya jarum di dalam stroberi-stroberi yang dijual di supermarket itu dikategorikan sebagai kontaminasi makanan secara sengaja. Oleh karena itu, pemerintah Australia menginginkan agar ada hukuman berat bagi pelakunya.

Morrison mengusulkan kepada pihak berwajib agar menghukum si pelaku selama 10 hingga 15 tahun penjara. Ini bukan hanya karena perbuatan tersebut membahayakan nyawa konsumen, tapi juga merugikan para petani stroberi di Australia.

3. Morrison mengimbau warga agar tetap membeli stroberi, tapi harus lebih waspada

unsplash.com/Alexander Mils
unsplash.com/Alexander Mils

Sejumlah supermarket terpaksa menarik kembali stroberi-stroberi yang mereka jual karena adanya ketakutan warga akibat perbuatan tersebut. Petani pun terkena dampak sebab penjualan kian menurun. Morrison pun ingin agar warga tidak terlalu lama ketakutan dan kembali membeli stroberi.

"Beli stroberi lagi seperti biasanya, dan bersikaplah waspada seperti seharusnya," kata dia dalam siaran televisi. Otoritas Australia sendiri mengingatkan agar konsumen memotong buah stroberi yang mereka beli terlebih dulu sebelum memakannya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ita Lismawati F Malau
EditorIta Lismawati F Malau

Related Articles

See More

Rapat Minggu, Prabowo Minta Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI Besok

14 Jun 2026, 20:41 WIBNews