Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

PM Kosovo Dilempar Telur Saat Hadiri Sidang Parlemen

PM Kosovo Dilempar Telur Saat Hadiri Sidang Parlemen
Perdana Menteri Kosovo, Albin Kurti. (Office of the Prime Minister of the Republic of Kosovo, Public domain, via Wikimedia Commons)
Intinya Sih
  • PM Kosovo Albin Kurti dilempar telur oleh anggota oposisi Time Kadrijaj saat berpidato di parlemen, setelah mengumumkan perlunya waktu tambahan untuk dialog penetapan juru bicara.
  • Kurti menyatakan menerima insiden tersebut sebagai harga dialog dan meminta seluruh partai melanjutkan perundingan, karena tanpa kesepakatan politik soal presiden Kosovo berpotensi menggelar pemilu baru.
  • Kosovo menghadapi kebuntuan politik hampir dua tahun setelah dua pemilu, dipicu perpecahan parlemen yang menggagalkan pemilihan juru bicara dan kepala pemerintahan meski Vetevendosje menang 51,1 persen pada Desember 2025.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri (PM) Kosovo, Albin Kurti, dilempar beberapa telur oleh anggota parlemen oposisi, Time Kadrijaj, pada Sabtu (8/8/2026). Pelemparan telur ini terjadi di tengah pidatonya dalam sidang parlemen. 

Insiden pelemparan telur ini menimbulkan keributan dalam Parlemen Kosovo. Namun, insiden ini bukan pertama kali terjadi di Kosovo dan sudah pertama terjadi saat kepemimpinan eks PM Kosovo, Isa Mustafa. 

1. Kurti menerima pelemparan telur sebagai harga dari sebuah dialog

Perdana Menteri Kosovo, Albin Kurti.
Perdana Menteri Kosovo, Albin Kurti. (© European Union, 2024 / EC, Photo: Xavier Lejeune)

Menanggapi pelemparan telur ini, Kurti mengaku menerima semua perlakuan tersebut. Menurutnya, pelemparan telur tersebut adalah harga dari sebuah dialog dan senang atas harga yang harus dibayarkan tersebut. 

Dilansir Deutsche Welle, insiden pelemparan telur itu dilakukan Kadrijaj setelah Kurti mengumumkan membutuhkan waktu tambahan untuk mengadakan dialog sebelum menetapkan kandidat juru bicara parlemen. Kadrijaj langsung berdiri dan melemparkan telur ke arah Kurti sembari mengucapkan kata ”memalukan”. 

2. Kurti meminta semua partai melanjutkan dialog

ilustrasi bendera Kosovo
ilustrasi bendera Kosovo (unsplash.com/enginakyurt)

Pada saat yang sama, Kurti mendorong semua pemimpin partai politik di Kosovo untuk melanjutkan dialog soal masalah presidensial. Menurutnya, konstitusi tanpa persetujuan politik untuk presiden akan berujung pada pemiliihan umum (pemilu) baru. 

“Kami tidak mengusulkan nama meski kami punya nominasi karena tanpa persetujuan politik ini akan menjamin diadakannya pemungutan suara presiden yang berujung pemilu baru,” tuturnya, dikutip dari Koha.

Namun, Kurti menekankan lanjutan dialog untuk menyelesaikan masalah ini. Ia menyebut, dialog harus dilanjutkan karena ini yang sudah diharuskan dalam konstitusi di Kosovo. 

3. Kosovo alami kebuntuan politik hampir 2 tahun

ilustrasi bendera Kosovo
ilustrasi bendera Kosovo (unsplash.com/aboodi_vm)

Pada Juni 2026, Kosovo kembali mengalami kebuntuan politik yang berlangsung hampir 2 tahun lamanya usai mengadakan dua kali pemilu. Kebuntuan disebabkan oleh perpecahan dalam parlemen yang berujung kegagalan memilih juru bicara parlemen dan kepala pemerintahan. 

Dilansir TVP World, Partai Vetevendosje yang dipimpin Kurti memenangkan pemilu pada Desember 2025 dengan perolehan suara 51,1 persen. Namun, mereka tidak bisa memilih tanpa adanya persetujuan dari partai lainnya dan berujung pada pembubaran parlemen. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More