Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Serangan AS-Israel Hantam Perusahaan Farmasi Terbesar Iran

Serangan AS-Israel Hantam Perusahaan Farmasi Terbesar Iran
serangan Israel di ibu kota Iran, Teheran, dalam perang pada Juni 2025 (Mehr News Agency, CC BY 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by/4.0>, via Wikimedia Commons)
Intinya Sih
  • Serangan gabungan AS-Israel menghantam perusahaan farmasi besar Iran, Tofigh Daru, yang memproduksi obat anestesi dan antikanker, menyebabkan kerusakan fasilitas serta gangguan pada jalur produksi obat penting.
  • Sejak dimulainya serangan pada 28 Februari 2026, hampir 1.937 orang tewas di Iran dan 20 di Israel, dengan berbagai lokasi strategis seperti situs militer dan sipil turut menjadi sasaran.
  • Warga Iran turun ke jalan memprotes berlanjutnya serangan AS-Israel, sementara upaya diplomatik terhenti meski pejabat AS menyebut perundingan damai masih aktif dan menunjukkan kemajuan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Serangan Amerika Serikat (AS)-Israel di Teheran menghantam salah satu perusahaan farmasi terbesar Iran, yang memproduksi obat anestesi dan antikanker, pada Selasa (31/3/2026). Akibatnya, fasilitas tersebut mengalami kerusakan.

Dilansir dari Al Jazeera, perusahaan itu diidentifikasi sebagai Tofigh Daru Research and Engineering Company, yang dimiliki oleh Social Security Investment Company, sebuah perusahaan induk milik negara. Dalam laman LinkedIn-nya, Tofigh Daru menyatakan perusahaannya mengembangkan dan memproduksi bahan aktif farmasi untuk segmen antikanker, narkotika, kardiovaskular hingga imunomodulator.

“Selama serangan oleh AS dan rezim Zionis terhadap pusat-pusat sipil, pada Selasa pagi, salah satu perusahaan terbesar yang memproduksi obat antikanker, anestesi, dan obat khusus mengalami kerusakan, dan jalur produksi obat turut terdampak,” kata pemerintah Iran dalam sebuah unggahan di X.

1. AS-Israel juga serang situs agama dan militer serta perusahaan kontraktor sipil

dampak serangan terhadap Sekolah Shajareh Tayyebeh di kota Minab, Ira
dampak serangan terhadap Sekolah Shajareh Tayyebeh di kota Minab, Iran (Mehr News Agency, CC BY 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by/4.0>, via Wikimedia Commons)

Serangan AS-Israel lainnya juga menghantam Husseiniya Azam, sebuah situs keagamaan Syiah di kota barat laut Zanjan. Tim Bulan Sabit Merah mengatakan mereka berhasil mengevakuasi dua orang yang tertimbun reruntuhan dalam operasi penyelamatan.

Di provinsi Kermanshah di Iran barat, satu orang dilaporkan tewas dan delapan lainnya terluka setelah sebuah perusahaan kontraktor sipil di kota Qasr-e Shirin menjadi target serangan. Pemboman besar-besaran juga terjadi di Isfahan, yang merupakan pusat utama industri pertahanan Iran dan memiliki fasilitas nuklir besar, termasuk Natanz. Beberapa pangkalan militer besar, seperti Badr Airbase, 8th Shekari Airbase, dan 4th Air Force Base, juga berada di provinsi ini.

Akbar Salehi, seorang pejabat keamanan di provinsi tersebut, mengatakan bahwa penyelidikan awal menunjukkan bahwa serangan menargetkan beberapa situs militer. Namun, tingkat kerusakan dan korban jiwa belum dapat dipastikan.

2. Korban tewas di Iran hampir 2 ribu orang

serangan rudal Iran terhadap Israel (x.com/@IRIran_Military)
serangan rudal Iran terhadap Israel (x.com/@IRIran_Military)

Dilansir dari Al-Monitor, warga Teheran menceritakan bagaimana mereka tetap berusaha menjalankan runitias, meski di tengah pengamanan ketat dan ledakan yang menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah bagian ibu kota.

“Ketika saya bisa duduk di meja kafe, meski hanya beberapa menit, saya hampir bisa percaya bahwa dunia belum berakhir. Lalu saya kembali ke rumah, kembali ke kenyataan hidup dalam perang, dengan segala kegelapan dan beban yang menyertainya," kata Fatemeh, seorang asisten dokter gigi, melalui aplikasi pesan.

Sedikitnya 1.937 orang dilaporkan tewas di Iran sejak dimulainya serangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari 2026. Sementara itu, korban tewas di Israel mencapai 20 orang.

Beberapa lokasi di Israel dilaporkan terdampak serangan pada Selasa, yakni di Tel Aviv, Bnei Brak dan Petah Tikva. Pasukan Israel disebut telah mencegat sebagian besar rudal menggunakan sistem pertahanan udara Iron Dome dan David's Sling, yang dirancang untuk menembak jatuh rudal jelajah.

Dalam pernyataannya, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengklaim telah menyerang sebuah kapal kontainer Israel dengan rudal balistik di kawasan Teluk. Mereka juga menyebutkan bahwa drone Iran menargetkan sekelompok marinir AS di pesisir Uni Emirat Arab (UEA), di luar pangkalan militer.

3. Warga Iran protes berlanjutnya serangan AS-Israel

bendera Iran (unsplash.com/sina drakhshani)
bendera Iran (unsplash.com/sina drakhshani)

Dilaporkan oleh jurnalis Al Jazeera yang berada di Teheran, Tohid Asadi, warga Iran telah turun ke jalan untuk memprotes berlanjutnya serangan AS-Israel. Upaya negosiasi untuk mencapai solusi diplomatik atas konflik tersebut telah terhenti setelah Presiden AS, Donald Trump, mengajukan rencana 15 poin yang disebut Teheran sangat maksimalis dan tidak masuk akal.

“Ada bayang-bayang ketidakpercayaan dari pihak Iran. Dua kali dalam 10 bulan terakhir, Iran menempuh jalur diplomasi, namun tiba-tiba dihadapkan pada kampanye serangan udara oleh AS dan Israel," kata Asadi.

Sementara itu, Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, optimis bahwa perundingan untuk mengakhiri perang dengan Iran mengalami kemajuan.

“Perundingan itu nyata. Prosesnya masih berlangsung, aktif, dan menurut saya semakin menguat,” ujarnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in News

See More