Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Trump Mau Mengubah Nama Danau Ontario Kanada Jadi Danau Amerika

Trump Mau Mengubah Nama Danau Ontario Kanada Jadi Danau Amerika
potret Danau Ontario (pexels.com/alex ohan)
  • Donald Trump menyatakan mempertimbangkan penggantian nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika melalui Truth Social, sambil mengunggah gambar danau dengan nama lama dicoret.
  • Danau Ontario merupakan perbatasan alami AS-Kanada yang memisahkan Toronto dan New York; kedua negara memiliki hak teritorial, dengan 53 persen wilayah danau berada di Kanada.
  • Rencana itu muncul saat relasi Washington-Ottawa memanas akibat sengketa tarif; Trump menaikkan tarif produk Kanada menjadi 50 persen mulai 2027 setelah negosiasi dagang berjalan alot.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, berencana mengubah nama salah satu danau besar di Kanada, Danau Ontario, menjadi Danau Amerika. Rencana itu ia sampaikan dalam sebuah unggahan di laman Truth Social pribadinya pada Selasa (25/8/2026). 

“Amerika Serikat sedang mempertimbangkan dengan serius untuk mengubah nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika karena kami tidak berharap untuk melakukan banyak bisnis lagi dengan Ontario. Terima kasih atas perhatian Anda untuk masalah ini,” tulis Trump, seperti dikutip Jerusalem Post

  1. 1. Danau Ontario menjadi salah satu wilayah perbatasan AS dan Kanada

    Danau Ontario.
    potret Danau Ontario (truthsocial.com/@realDonaldTrump)

    Danau Ontario sendiri merupakan danau yang terletak di antara AS dan Kanada. Danau Ontario menjadi batas negara alami antara Washington dan Ottawa. Danau tersebut memisahkan Kota Toronto yang ada di Kanada dan Kota New York yang ada di AS. Oleh karena itu, AS dan Kanada sama-sama punya hak teritorial di danau tersebut. 

    Dalam unggahan terpisah, Trump juga memperlihatkan foto Danau Ontario yang sudah diubah namanya menjadi Danau Amerika. Dalam foto tersebut, terlihat nama Danau Ontario yang sudah dicoret menggunakan tanda silang. Ini menjadi penegasan dari Trump bahwa ia benar-benar berniat mengubah nama danau tersebut memakai nama AS. Padahal, 53 persen wilayah danau itu merupakan milik Kanada.

  2. 2. Hubungan AS dan Kanada sedang memanas

    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sedang menghadiri pertemuan penting dengan Perdana Menteri Kanada.
    potret Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (tengah) dan Perdana Menteri Kanada, Mark Carney (kanan) (flickr.com/The White House via commons.wikimedia.org/The White House)

    Unggahan Trump tadi muncul di tengah hubungan AS dan Kanada yang saat ini sedang memanas. Sebab, sejak kembali menjabat sebagai Presiden AS pada Januari 2025 lalu, Trump sering perang dingin dengan Perdana Menteri Kanada, Mark Carney. Dalam beberapa pekan terakhir, Washington dan Ottawa juga saling melontarkan sindiran soal hubungan kedua negara. 

    Beberapa waktu lalu, misalnya, Trump menyebut Kanada sudah “Merampok” AS selama beberapa dekade. Tuduhan ini dilontarkan Trump karena Kanada menerapkan tarif sebesar lebih dari 400 persen untuk produk pertanian yang diimpor dari AS. Menurut Trump, tindakan ini membuat AS harus rela kehilangan pendapatan nasional sebesar 60 miliar dolar AS atau Rp1 kuadriliun per tahunnya. 

  3. 3. Perang tarif dagang membuat hubungan AS dan Kanada makin memanas

    Tarif dagang Amerika Serikat.
    ilustrasi tarif dagang Amerika Serikat (pexels.com/Markus Winkler)

    Hubungan antara AS dan Kanada juga diperburuk oleh perang tarif dagang. Pada Senin (24/8/2026) lalu, Trump resmi menaikkan tarif impor kendaraan, baja, dan produk manufaktur lainnya yang berasal dari Kanada menjadi 50 persen. Kebijakan ini diterapkan Trump usai negosiasi dagang AS dan Kanada berjalan alot. Trump mengatakan tarif itu akan mulai berlaku pada 2027 mendatang. 

    Dalam pernyataannya, Trump mengatakan, jika tidak ingin dikenakan tarif tinggi, maka Kanada harus membangun pabrik manufakturnya di wilayah AS. Dengan begitu, AS akan mendapatkan keuntungan secara ekonomi dan perusahan-perusahan Kanada juga bisa bebas dari tarif yang mencekik.

    “Pada tanggal 1 Januari 2027, tarif untuk semua mobil, truk, baik besar maupun kecil, suku cadang otomotif, dan baja, akan dinaikkan menjadi 50 persen. Bangun di AS dan tidak ada tarif dan Kanada tidak akan lagi diperlakukan seperti negara bagian!” tulis Trump di Truth Social dikutip Politico.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More