Sebanyak 115 RT di Jakarta Terendam Banjir, Jakarta Timur Lebih 2 Meter

- Hujan deras pada 4 Mei 2026 menyebabkan 115 RT dan 4 ruas jalan di DKI Jakarta tergenang air dengan ketinggian antara 15 hingga 240 cm.
- Jakarta Timur menjadi wilayah terdampak terparah dengan genangan lebih dari dua meter, sementara sebagian daerah lain mulai mengalami surut.
- Sebanyak 34 kepala keluarga atau total 118 jiwa dilaporkan mengungsi dari Kedoya Selatan dan Pejaten Timur akibat banjir yang melanda.
Jakarta, IDN Times – Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Senin (4/5/2026) memicu genangan di berbagai titik ibu kota.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta per Selasa (5/5) pukul 07.00 WIB, tercatat sebanyak 115 Rukun Tetangga (RT) dan 4 ruas jalan masih tergenang air dengan ketinggian bervariasi antara 15 hingga 240 cm.
"BPBD mencatat saat ini terdapat 115 RT yang tergenang," ucap Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji dalam keterangan.
Dia menyampaikan kondisi ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang diperparah dengan luapan sejumlah kali di Jakarta, seperti Kali Ciliwung, Kali Angke, Kali Pesanggrahan, Kali Krukut, Kali Grogol Mampang, Kali Mampang, Kali Keuangan, hingga Kali HEK.
Berikut ini sejumlah wilayah terdampak :
Jakarta Barat: 15 RT, antara lain di Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Kedoya Selatan, Joglo, dan Kembangan Selatan.
Jakarta Selatan: 78 RT, dengan titik terbanyak di Petogogogan, Pela Mampang, Pejaten Timur, dan Bintaro.
Jakarta Timur: 22 RT, terutama di Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan. Adapun ketinggian sampai lebih dari 2 meter.
" Ketinggian 15 sampai 240 cm," tulis Isnawa.
Selain itu, beberapa wilayah juga tercatat mulai surut, di antaranya Cipedak, Sukabumi Selatan, Sukabumi Utara, Balekambang, dan Kedaung Kali Angke.
BPBD juga mencatat adanya warga terdampak yang mengungsi, yakni:
Kelurahan Kedoya Selatan: 12 kepala keluarga (46 jiwa) mengungsi di Musholla Kantor Kelurahan.
Kelurahan Pejaten Timur: 22 kepala keluarga (72 jiwa) mengungsi di rumah warga dan Mushola Raudatul Jannah.
Sementara sejumlah ruas jalan juga masih terdampak genangan, di antaranya:
Jl. Ciledug Raya (Seskoal), Jakarta Selatan
Jl. Swadarma, Jakarta Selatan
Jl. Rahayu (HEK), Jakarta Timur
Jl. Puri Kembangan, Jakarta Barat

















