Anies Puji Megawati, Akui Punya Kesamaan Prinsip Terkait Demokrasi

Samarinda, IDN Times - Capres Nomor Urut 01 Anies Baswedan memuji Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Menurutnya, Megawati adalah sosok politikus yang berani menjaga tonggak demokrasi.
Dia mencontohkan, Megawati cukup keras menolak wacana presiden tiga periode meski sesungguhnya itu dapat menguntungkan PDIP.
"Ibu Mega penjaga demokrasi yang konsisten dan berani. Jadi beliau tidak ingin ada pelanggaran atas konstitusi walaupun itu mungkin menguntungkan bagi partainya," kata Anies di Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (11/1/2024).
1. Anies sampaikan hormat ke Megawati

Capres Nomor Urut 01 Anies Baswedan bersama Wakil Ketua DPR RI Rahmat Gobel di Gorontalo. (IDN Times/Amir Faisol) Pada momentum ulang tahun setengah abad lebih PDIP, Anies mengucapkan selamat ulang tahun kepada partai berlambang banteng moncong putih itu.
Anies juga menyampaikan rasa hormatnya kepada Megawati yang selama ini berani dan konsisten berdiri sebagai penjaga tonggak demokrasi Indonesia sehingga tetap berjalan dalam koridor yang benar.Ā
"Pada ultah PDIP, saya sampaikan ucapan selamat dan teruslah menjadi penjaga tonggak demokrasi kita. Jadi saya sampaikan rasa hormat pada sikap konsisten untuk menjaga demokrasi tetap berjalan dalam relnya yang benar," ucapnya.
2. Anies akui punya kesamaan paham dengan Megawati

Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan saat kampanye di Samarinda, Rabu (10/1/2024). (IDN Times/Amir Faisol) Eks Gubernur DKI Jakarta itu juga mengakui memiliki kesamaan paham dengan Megawati terkait demokrasi. Anies mengaku konstitusi adalah nilai yang harus dijaga bersama-sama oleh seluruh elemen bangsa.
Anies ingin demokrasi di Indonesia terus berjalan sesuai dengan koridornya dan jangan diotak-atik. Ia mengatakan, salah satu ujian seorang pemimpin adalah mudah tergiur untuk memperpanjang kekuasaannya.
"Nah ujiannya disitu, sikap ibu Mega untuk konsisten menjaga dua periode adalah satu sikap yang akan diingat dalam sejarah demokrasi Indonesia," kata dia.
3. Anies dan Cak Imin mesra bareng Puan usai debat capres

Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan (kanan) berdialog dengan sejumlah buruh di Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (9/1/2024). ANTARA FOTO/Andry Denisah/tom. Sebelumnya, Ketua DPP PDIP, Puan Maharani bersalaman dengan pasangan capres dan cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin setelah perhelatan debat di Istora Senayan, Jakarta, pada Minggu (7/1/2024) malam. Momen itu kemudian viral di media sosial X.
Dalam video itu, Puan Maharani tidak hanya terlihat menyalami dan menyapa Anies Baswedan. Puan juga terlihat berbincang dengan Cak Imin. Tidak hanya itu, Puan terlihat mengepalkan tangan, seolah memberikan isyarat semangat kepada Anies dan Cak Imin.
Sementara, di samping Puan Maharani terlihat Paslon Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Setelah Puan, tampak Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Mardiono yang juga menyalami pasangan Anies-Muhaimin setelah debat capres.
Terkait video viral itu, Anies mengaku berusaha menyalami sejumlah pejabat politik yang hadir dalam acara debat itu, salah satunya Puan Maharani.
Ia pun menjelaskan alasan tidak menyalami Prabowo Subianto karena tidak melihat keberadaan Menteri Pertahanan (Menhan) itu.
"Sebetulnya, selesai debat kami salaman dengan semua yang ada di situ, ya, kalau gak ada di situ saya gak bisa salaman karena otomatis mau cari di mana kita. Jadi karena semua yang ada di situ kami salami termasuk ada Mbak Puan," kata Anies.



















