Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Awas! Ada Ancaman Gelombang Tinggi hingga 6 Meter

Awas! Ada Ancaman Gelombang Tinggi hingga 6 Meter
Ilustrasi gelombang tinggi (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 11-12 Juni 2022.

BMKG mengungkapkan, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Timur - Selatan dengan kecepatan angin berkisar 5 - 15 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot. 

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Kepulauan Nias - Kepulauan Mentawai, Selat Sumba, Perairan Kupang - Pulau Rote, Laut Banda, Laut Arafuru," ungkap BMKG dalam keterangan resminya, Sabtu (11/6/2022).

  1. 1. Wilayah dengan tinggi gelombang 1,25 - 2,50 meter

    Ilustrasi gelombang tinggi (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
    Ilustrasi gelombang tinggi (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

    Kondisi ini menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1,25 - 2,50 meter di beberapa wilayah, seperti:

    1. Selat Malaka
    2. Perairan timur Pulau Simeulue - Kepulauan Mentawai
    3. Selat Sumba bagian timur
    4. Selat Ombai
    5. Laut Jawa bagian timur Masalembo
    6. Selat Makassar bagian selatan
    7. Perairan Kepulauan Selayar
    8. Laut Flores
    9. Perairan Kepulauan Baubau
    10. Perairan Manui - Kendari
    11. Perairan selatan Kepulauan Banggai
    12. Kepulauan Sula
    13. Perairan selatan Pulau Buru - Pulau Seram
    14. Laut Banda bagian timur
    15. Perairan Kepulauan Sermata
    16. Kepulauan Babar
    17. Perairan selatan Kepulauan Kei
  2. 2. Wilayah dengan tinggi gelombang 4 meter

    Ilustrasi gelombang tinggi (ANTARA FOTO)
    Ilustrasi gelombang tinggi (ANTARA FOTO)

    Sedangkan, pada gelombang yang lebih tinggi dengan kisaran 2,50-4,0 meter berpeluang terjadi di beberapa wilayah, seperti:

    1. Perairan utara Sabang
    2. Perairan barat Aceh - Kepulauan Metawai
    3. Perairan Enggano - Bengkulu
    4. Perairan barat Lampung
    5. Samudra Hindia Barat Sumatera
    6. Teluk Lampung bagian selatan
    7. Selat Sunda bagian barat - selatan
    8. Perairan selatan Pulau Jawa - Pulau Sumba
    9. Samudra Hindia Selatan Banten - Jawa Tengah
    10. Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan
    11. Selat Sape bagian selatan
    12. Selat Sumba bagian barat
    13. Perairan Pulau Sawu - Pulau Rote - Kupang
    14. Laut Sawu
    15. Samudra Hindia Selatan NTT
    16. Perairan timur Wakatobi
    17. Laut Banda bagian barat
    18. Perairan selatan Kepulauan Tanimbar
    19. Perairan selatan Kepulauan Aru
    20. Laut Arafuru

    Selain itu, gelombang sangat tinggi kisaran 4,0 - 6,0 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia Selatan Jawa Timur - NTB.

  3. 3. Potensi gelombang tinggi berisiko terhadap keselamatan pelayaran

    Ilustrasi gelombang tinggi (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)
    Ilustrasi gelombang tinggi (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)

    Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti:

    - Perahu Nelayan, kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter

    - Kapal Tongkang, kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter

    - Kapal Ferry, kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter

    - Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar, kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 meter

    "Untuk masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," imbau BMKG.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More