Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Data Lengkap Kasus COVID-19 di Indonesia Per Sabtu 19 November 2022

Data Lengkap Kasus COVID-19 di Indonesia Per Sabtu 19 November 2022
ilustrasi pandemik COVID-19. Mural di Selapajang, Tangerang, Banten, Selasa (31/3/2020). (ANTARAFOTO/Muhammad Iqbal)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Memasuki penghujung tahun, kasus harian COVID-19 kembali menunjukkan lonjakan. Hal itu dipicu masuknya varian baru XBB ke Tanah Air. Varian baru dari Omicron itu lebih cepat menular dan bisa mengelabui antibodi. 

Data dari Satgas Penanganan COVID-19 menunjukkan dalam 24 jam terakhir, kasus COVID-19 bertambah 6.383. Maka, akumulasi kasus COVID-19 di Tanah Air sejak Maret 2020 telah mencapai 6.603.195. 

Di sisi lain, kematian harian juga bertambah 25 jiwa. Maka, akumulasi kematian akibat COVID-19 di Tanah Air mencapai 159.348.

Sedangkan, kasus kesembuhan harian bertambah 4.914. Akumulasi pasien yang sembuh mencapai 6.381.119. 

Kenaikan yang mencolok terlihat pada kasus aktif yang kembali telah melampui 50 ribu kasus. Kini, kasus aktif telah mencapai 62.728. 

Angka kasus harian ini diprediksi bakal terus melonjak. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memprediksi kasus harian bisa menembus angka 20 ribu. 

Lalu, di provinsi mana kasus harian banyak ditemukan?

  1. 1. Kasus harian tertinggi ditemukan di DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur

    Monumen Nasional (IDN Times/Besse Fadhilah)
    Monumen Nasional (IDN Times/Besse Fadhilah)

    Sementara, berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19, dalam 24 jam terakhir, kasus harian tertinggi ditemukan di tiga provinsi yakni DKI Jakarta (2.628 kasus), Jawa Barat (1.093 kasus) dan Jawa Timur (740 kasus).

    Bila dulu ada beberapa provinsi yang melaporkan nol kasus harian, maka hari ini 34 provinsi melaporkan terdapat setidaknya satu kasus COVID-19. 

    Sedangkan, kasus kematian harian tertinggi ditemukan di Provinsi DKI Jakarta yakni 5 jiwa. Lalu, disusul Jatim 4 jiwa serta Banten, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Yogyakarta, masing-masing terdapat 2 pasien meninggal dunia. 

  2. 2. Positivity rate harian tembus 22,48 persen

    ilustrasi nakes kelelahan setelah memberikan pelayanan pasien positif COVID-19 (IDN Times/Ervan)
    ilustrasi nakes kelelahan setelah memberikan pelayanan pasien positif COVID-19 (IDN Times/Ervan)

    Sementara, bila dilihat dari data Satgas Penanganan COVID-19, jumlah orang yang diperiksa per hari mencapai 28.398. Namun, kini jumlah yang mengikuti tes swab antigen dengan PCR tak berbeda jauh. 

    Sebanyak 14.371 orang mengikuti tes swab antigen. Sementara, 13.989 orang mengikuti tes swab PCR. Sisanya 38 orang tes dengan TCM.

    Dari hasil tes tersebut, positivity rate harian menembus 22,48 persen. Padahal, standar yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah 5 persen. Artinya, tingkat penularan kasus COVID-19 di masyarakat kembali tinggi. 

  3. 3. Daftar sebaran akumulasi kasus COVID-19 di 34 provinsi di Indonesia

    Ilustrasi COVID-19 (Dok. IDN Times)
    Ilustrasi COVID-19 (Dok. IDN Times)

    Berikut daftar lengkap akumulasi kasus COVID-19 di 34 provinsi per Sabtu (19/11/2022):

    Aceh: 44.602 kasus
    Sumatra Utara: 161.637 kasus
    Sumatra Barat: 105.300 kasus
    Riau: 153.909 kasus
    Jambi: 39.150 kasus
    Sumatra Selatan: 84.124 kasus
    Bengkulu: 29.556 kasus
    Lampung: 76.687 kasus
    Bangka Belitung: 66.738 kasus
    Kepulauan Riau: 71.644 kasus
    DKI Jakarta: 1.488.935 kasus
    Jawa Barat: 1205.584 kasus
    Jawa Tengah: 648.817 kasus
    DI Yogyakarta: 228.214 kasus
    Jawa Timur: 625.215 kasus
    Banten: 352.090 kasus
    Bali: 170.533 kasus
    NTB: 36.978 kasus
    NTT: 96.597 kasus
    Kalimantan Barat: 66.604 kasus
    Kalimantan Tengah: 58.695 kasus
    Kalimantan Selatan: 88.226 kasus
    Kalimantan Timur:  213.478 kasus
    Kalimantan Utara: 45.945 kasus
    Sulawesi Utara: 53.904 kasus
    Sulawesi Tengah: 62.315 kasus
    Sulawesi Selatan: 147.840 kasus
    Sulawesi Tenggara: 26.400 kasus
    Gorontalo: 14.031 kasus
    Sulawesi Barat: 15.957 kasus
    Maluku: 18.925 kasus
    Maluku Utara: 14.757 kasus
    Papua: 50.710 kasus
    Papua Barat: 32.715 kasus

    Total kasus secara nasional: 6.603.195.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More