Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Istana Upayakan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di UNIFIL

Istana Upayakan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di UNIFIL
Tiga prajurit TNI yang gugur di dalam misi UNIFIL, Lebanon. (www.instagram.com/@tni_angkatan_darat)
Intinya Sih
  • Pemerintah Indonesia menyampaikan duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI di misi UNIFIL dan mengutuk keras serangan Israel yang meningkatkan risiko bagi pasukan penjaga perdamaian.
  • Istana berkoordinasi dengan Menhan, Menlu, dan Panglima TNI untuk memulangkan jenazah ketiga prajurit serta meningkatkan kewaspadaan pasukan di Lebanon setelah lima lainnya dilaporkan terluka.
  • Mabes TNI menjelaskan dua prajurit gugur akibat ledakan saat mengawal konvoi di Lebanon Selatan, sementara satu prajurit lain tewas sehari sebelumnya dalam insiden terpisah di Adchit Al Qusayr.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mewakili Presiden Prabowo Subianto mengucapkan duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI saat menuntaskan misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Sikap Pemerintah Indonesia usai tiga prajurit gugur, kata Prasetyo, telah disampaikan Menteri Luar Negeri Sugiono.

Menlu Sugiono lewat akun media sosial Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sudah mengutuk keras serangan Israel di Lebanon Selatan. Sebab, serangan Israel dianggap secara signifikan meningkatkan risiko yang dihadapi pasukan penjaga perdamaian PBB dan melemahkan pelaksanaan mandat UNIFIL, yakni resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 1701.

"Pemerintah telah menyampaikan sikap dan menyayangkan kejadian ini. Kami juga sudah meminta kepada otoritas terkait untuk melakukan investigasi," ujar Prasetyo di dalam keterangannya, Selasa (31/3/2026).

Tiga prajurit TNI yang bertugas di Lebanon gugur dalam dua serangan berbeda dalam kurun 24 jam. Meski begitu, publik tetap mendesak agar Presiden Prabowo sendiri yang memberikan respons atas gugurnya ketiga prajurit TNI tersebut.

1. Pemerintah akan upayakan agar jenazah tiga prajurit TNI dipulangkan

Istana Upayakan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di UNIFIL
Menteri Sekretaris Negara, (Mensesneg) Prasetyo Hadi. (Dok. Bakom RI)

Prasetyo mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, agar ketiga jenazah prajurit TNI yang gugur dapat dipulangkan. Pemerintah juga sudah memberikan materi kepada prajurit yang masih bertugas di UNIFIL.

"Kami sudah memberikan briefing kepada pasukan dan prajurit di lapangan untuk meningkatkan kewaspadaan," kata Prasetyo.

Selain tiga prajurit TNI yang gugur, ada pula lima prajurit lainnya yang terluka. Satu di antaranya mengalami luka kritis dan perlu dievakuasi menggunakan helikopter.

2. Identitas ketiga prajurit yang gugur di misi UNIFIL

Istana Upayakan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di UNIFIL
Kapten Inf Zulmi Aditya (kanan dengan baret merah) yang gugur dalam penugasan di misi UNIFIL. (Dokumentasi Istimewa)

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, mengatakan dua prajurit yang gugur pada Senin, 30 Maret 2026 atas nama Kapten Inf Zulmi Aditya dan Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan. Zulmi diketahui sehari-hari bertugas di Grup 2 Kopassus, sedangkan Ichwan berasal dari Kesdam IX Udayana. Ada pula dua prajurit TNI yang terluka.

"Mereka yang luka atas nama Letnan Satu Inf Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto," ujar Aulia kepada IDN Times melalui pesan pendek, Selasa.

Sedangkan, prajurit TNI yang gugur pada Minggu, 29 Maret 2026 adalah Praka Farizal Rhomadhon. Dia gugur di Adchit Al Qusayr. Jenazah Farizal sudah disemayamkan di East Sector Headquarters (HQ) dan segera dipulangkan ke Tanah Air.

"Saat ini sedang dalam penyelesaian administrasi pemulangan ke Indonesia dengan dibantu oleh pihak KBRI Beirut," kata jenderal bintang dua itu.

3. Dua prajurit TNI gugur akibat ledakan saat sedang melakukan pengawalan

Istana Upayakan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di UNIFIL
Tampak depan markas UNIFIL di area Lebanon. (Dokumentasi Puspen TNI)

Mabes TNI juga mengungkap kronologi peristiwa yang terjadi pada Senin kemarin. Aulia mengatakan insiden itu terjadi pada saat tim escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL yang tergabung dalam Sector East Mobile Reserve (SEMR) melaksanakan pengawalan konvoi Combat Support Service Unit (CSSU).

"Pengawalan itu dalam rangka tugas memberikan dukungan dari Mako Sektor Timur UNIFIl United Nations Post (UNP) 7-2 menuju ke Mako Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL di UNP 7-1. Insiden terjadi di tengah eskalasi konflik tinggi," kata Aulia.

"Di mana ketika itu terjadi ledakan pada kendaraan yang mengakibatkan dua prajurit yang gugur," sambung dia.

Sementara, Wakil Sekretaris Jenderal untuk Operasi Perdamaian (United Nations Peacekeeping), Jean-Pierre Lacroix, mengatakan, peristiwa ledakan terjadi di dekat Bani Hayyan. Menurut penjelasan UNIFIL, kendaraan mereka hancur akibat ledakan yang belum diketahui sumbernya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us

Latest in News

See More