Jeritan Ojol di Balai Kota: Dapat Goceng, Rp2 Ribu Habis Buat Parkir

- Irfan, perwakilan ojol, mengungkapkan penghasilan driver sering tidak sebanding dengan biaya operasional harian, bahkan sebagian pendapatan habis untuk membayar parkir.
- Para pengemudi meminta Dishub DKI membantu menyediakan fasilitas parkir gratis atau khusus bagi ojol agar mereka bisa bekerja lebih efisien tanpa beban tambahan.
- Kadishub DKI Budi Awaluddin berjanji akan segera berkoordinasi dengan pengelola gedung dan komunitas ojol untuk merumuskan aturan serta solusi terkait fasilitas parkir tersebut.
Jakarta, IDN Times - Perwakilan pengemudi ojek online (ojol), Irfan mencurahkan beratnya perjuangan driver di jalan saat berbicara langsung di hadapan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin.
Dalam apel bersama di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (21/6/2026), Irfan mengungkapkan penghasilan driver ojol kerap tidak sebanding dengan biaya operasional yang harus mereka keluarkan setiap hari sehingga berat apabila harus mengeluarkan biaya parkir.
"Sebagai gambaran tarif pengantaran makanan mungkin berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp16 ribu, namun driver hanya menerima bersih sekitar Rp5.000," ucap Irfan.
1. Penghasilan berkurang untuk parkir

Irfan mengatakan, penghasilan yang sudah kecil itu bisa semakin berkurang saat driver masih harus membayar parkir. Biaya parkir Rp2 ribu dinilai cukup memberatkan karena memangkas hampir separuh pendapatan bersih dari satu order.
“Kalau harus bayar parkir Rp2 ribu, sisa pendapatan mereka sangat kecil,” ujarnya.
2. Ojol minta difasilitasi parkir

Karena itu, Irfan berharap Dishub DKI dapat membantu menjembatani komunikasi dengan pengelola gedung agar tersedia fasilitas parkir khusus dan gratis bagi ojol. Menurutnya, para driver bukan tidak ingin tertib, namun fasilitas parkir yang ramah ojol belum tersedia di semua lokasi.
“Kami sangat mengharapkan koordinasi Dishub dengan pengelola gedung agar fasilitas parkir gratis ini bisa segera diwujudkan,” ucapnya.
3. Kadishub akan koordinasi dengan pengelola gedung

Budi mengatakan, Dishub DKI akan segera mekakikan koordinasi dengan pihak pengelola gedung atau mal agar memberikan fasilitas parkir khusus ojol.
"Kami akan segera mengoordinasikan hal ini dan mengadakan rapat dengan mengundang teman-teman komunitas ojol serta operator agar aturan ini dapat
















