Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mensos: Target Presiden, 250 Sekolah Rakyat Permanen Berdiri 2027

Mensos: Target Presiden, 250 Sekolah Rakyat Permanen Berdiri 2027
Mensos Syaifullah Yusuf bersama Pimred IDN Times Uni Lubis dalam sesi Real Talk di kantor IDN, Jakarta Selatan, Selasa (5/5/2026). (IDN Times/Manggar Tirta Alamsyah)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Presiden Prabowo menambah target Sekolah Rakyat menjadi sekitar 250 gedung permanen pada 2027, dengan kapasitas sekurang-kurangnya 140 ribu siswa.
  • Mensos Gus Ipul meminta rekrutmen siswa dan pengadaan disiapkan matang, serta menegaskan program ini menjadi tanggung jawab seluruh unit kerja Kemensos.
  • Sekolah Rakyat diklaim mendukung pengentasan kemiskinan berbasis DTSEN melalui pendidikan asrama gratis bagi anak dan intervensi perlindungan sosial terintegrasi untuk keluarga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Sosial Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta jajarannya melakukan perencanaan dengan baik terkait sekolah rakyat. Apalagi Presiden Prabowo Subianto telah menambah target jumlah sekolah rakyat.

“Sekolah Rakyat ada target tambahan dari Presiden, kalau sekarang sudah 100 (gedung), sekarang dalam proses itu 100 lagi sampai 150. Sehingga tahun depan itu ada (sekitar) 250 gedung permanen Sekolah Rakyat yang bisa menampung sekurang-kurangnya itu 140 ribu (siswa),” kata Gus Ipul dalam keterangannya, Selasa (4/8/2026).

1. Rekrutmen siswa dan pengadaan harus direncanakan dengan matang

Mensos: Target Presiden, 250 Sekolah Rakyat Permanen Berdiri 2027
Mensos Syaifullah Yusuf di KPK, Jumat (8/5/2026)/ (IDN Times / Dini Suciatiningrum)

Gus Ipul meminta jajarannya melakukan perancanaan yang baik, khususnya dalam proses rekrutmen siswa. Selain itu, ia juga meminta pengadaan barang direncakan dengan baik.

“Jadi sekarang ini memang gak bisa main-main, gak bisa kita otak-atik gitu lho! Udah gak zamannya lagi. Itu yang saya pesankan betul ini kepada seluruh tim pengadaan di Kementerian Sosial,” kata dia.

2. Sekolah rakyat tanggung jawab seluruh unit di Kemensos

Mensos Syaifullah Yusuf bersama Pimred IDN Times Uni Lubis dalam sesi Real Talk di kantor IDN, Jakarta Selatan, Selasa (5/5/2026).
Mensos Syaifullah Yusuf bersama Pimred IDN Times Uni Lubis dalam sesi Real Talk di kantor IDN, Jakarta Selatan, Selasa (5/5/2026). (IDN Times/Manggar Tirta Alamsyah)

Gus Ipul mengatakan, Sekolah Rakyat merupakan tanggung jawab seluruh unit kerja di Kementerian Sosial. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi dan kontribusi sesuai tugas dan fungsi masing-masing unit.

“Ketika kita membahas Sekolah Rakyat, pada dasarnya adalah ini bisnis semua UKE, bisnis semua unit kerja. Karena di sana ada anak-anak yang perlu di rehabilitasi, karena memiliki masalah-masalah tertentu, karena di Sekolah Rakyat juga butuh pemberdayaan yang menjadi rangkaian dari perlindungan dan jaminan sosial,” kata Gus Ipul.

3. Sekolah rakyat diklaim bagian dari pengentasan kemiskinan

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) tinjau saat meninjau pelaksanaan program Taruna Bhakti Nusantara dan MPLS di Sekolah Rakyat Terint
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) tinjau saat meninjau pelaksanaan program Taruna Bhakti Nusantara dan MPLS di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Gresik, Senin (3/8/2026). (Dok. Kemensos)

Gus Ipul menuturkan, Sekolah Rakyat menjadi bagian dari pengentasan kemiskinan, dengan berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Kemudian setelah anak mendapatkan pendidikan berasrama gratis, secara simultan orangtua atau keluarganya juga mendapatkan intervensi secara terintegritas.

“Orangtuanya diberi perlindungan dan jaminan sosial, orangtuanya diberi PBI, orang tuanya direhabilitasi, orang tuanya didorong untuk bisa lebih berdaya sehingga antara anak dan keluarganya menjadi kesatu-kesatuan untuk diintervensi secara bersama-sama agar mereka graduasi,” ujar dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More