PDIP Gak Ambil Pusing PKS Gabung KIM Plus di Pilgub Jakarta

Jakarta, IDN Times - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengaku tidak akan ambil pusing dengan kemungkinan bergabungnya Partai Keadilan Sejahera (PKS) ke dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, dalam kontestasi Pilkada Jakarta 2024.
Hal itu dipastikan langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto saat ditemui awak media selepas mengikuti acara Soekarno Run di Jakarta Pusat, Minggu (18/8/2024).
"Ya tidak ada persoalan. Boleh PKS dan partai yang lain masuk ke KIM," kata Hasto.
1. Pendukung PKS diharapkan masuk PDIP

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memimpin upacara peringatan HUT ke-79 RI di Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan. (IDN Times/Aryodamar) Jika benar PKS bergabung ke KIM Plus, Hasto berharap, para pendukung partai pengusung Anies Baswedan pada Pilpres 2024 itu bisa berpindah ke PDIP.
"Yang penting pendukungnya diharapkan bisa masuk ke PDI Perjuangan," ujar Hasto.
2. PKS bakal tentukan arah di Pilkada DKI Jakarta pada 19 Agustus 2024

Ilustrasi - Pasangan bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Elly Lasut-Michaela Paruntu, mendapat SK dukungan dari Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, Rabu (7/8/2024) malam. Dok. Istimewa Sebelumnya, Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini mengungkapkan, partainya akan mengumumkan kandidat calon gubernur dan wakil gubernur di Pilkada DKI Jakarta 2024. Pengumuman dilakukan pada Senin, 19 Agustus 2024.
Jazuli menyebut, PKS akan mengumumkan secara resmi sikap politik mereka, apakah bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) atau tidak.
"Saya kira nanti tanggal 19 akan diumumkan. Diumumkan pasangan calon gubernur DKI (PKS) secara resmi pada 19 Agustus," kata Jazilul di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2024.
Jazuli mengatakan, PKS akan mengumumkan bersama partai politik mitra koalisinya untuk Pilkada DKI Jakarta 2024. Dia menegaskan, PKS tidak memiliki golden ticket untuk mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, meski menjadi partai pemenang Pileg DKI Jakarta 2024.
PKS masih membutuhkan tambahan empat kursi untuk mengusung calon gubernur dan wakil gubernur di Pilkada DKI Jakarta 2024.
"PKS tidak boleh arogan, jemawa, PKS harus terus membangun komunikasi dengan partai-partai lain dalam konteks Pemilu DKI," tutur dia.
3. Suswono disebut maju sebagai Cawagub DKI Jakarta, duet dengan Ridwan Kamil

Ketua Pertimbangan Pusat PKS Suswono terlihat berjabat tangan dengan Menteri Pertanian Amran Sulaiman. (Dok. Humas PKS). Meski begitu, Jazuli tak mau menanggapi terkait rumor Ketua Majelis Pertimbangan PKS Suswono yang disebut akan mendampingi Ridwan Kamil sebagai calon wakil gubernur di Pilkada DKI Jakarta 2024.
"Kalau namanya isu ya kita tidak bisa ya namanya isu, nanti kita merespons isu ini akan capek," ujar dia.
Jazuli juga enggan menjawab kemungkinan PKS mendukung Ridwan Kamil sebagai cagub di Pilkada DKI Jakarta 2024. Ia memastikan, PKS akan mengumumkan nama calon gubernur pada 19 Agustus 2024.
"Pokoknya nanti tanggal 19," jelasnya.























