Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pramono Anung Punya Misi Jadikan Rasuna Said Ikon Baru Jakarta

Pramono Anung Punya Misi Jadikan Rasuna Said Ikon Baru Jakarta
Potret CFD di kawasan Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Minggu (10/5/2026). (IDN Times/Tino).
Intinya Sih
  • Pramono Anung menargetkan Jalan HR Rasuna Said jadi ikon baru Jakarta dengan pembenahan total kawasan yang dulunya dipenuhi tiang monorel mangkrak, rampung pada Juni 2026.
  • Car Free Day Rasuna Said resmi berlaku mulai 1 Juni 2026 sebagai respons atas tingginya permintaan ruang publik dan antusiasme warga saat uji coba perdana.
  • Peluncuran CFD bertepatan dengan HUT ke-499 Jakarta juga disertai deklarasi gerakan pilah sampah untuk mendorong perubahan kebiasaan pengelolaan limbah rumah tangga di ibu kota.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengusung misi besar untuk menyulap Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, menjadi ikon baru Ibu Kota. Rencana ini disampaikannya bertepatan dengan peluncuran Car Free Day (CFD) Rasuna Said, sekaligus pencanangan HUT ke-499 Jakarta, Minggu (10/5/2026).

Pramono secara khusus memilih lokasi tersebut agar masyarakat bisa melihat langsung proses transformasi kawasan bisnis yang selama ini identik dengan proyek mangkrak. Ia menargetkan seluruh proses pembenahan jalan sudah rampung sepenuhnya dan siap dinikmati warga per Juni 2026.

1. Babat tiang monorel mangkrak

-
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat memberikan pidato dalam Deklarasi Gerakan Pilah Sampah di kawasan Jalan Rasuna Said, Minggu (10/5/2026). (IDN Times/Tino).

Pramono melaporkan kawasan Rasuna Said dulunya dipenuhi oleh 109 tiang monorel yang sangat mengganggu. Proyek tersebut mangkrak dan tidak tersentuh selama lebih dari dua dekade, yang pada akhirnya merusak estetika tata kota.

Berkat dukungan dari banyak pihak, masalah sengketa proyek tersebut akhirnya berhasil diurai. Kini, tiang-tiang tersebut telah dibongkar dalam proyek pembenahan dan pelebaran jalan.

"Yang pertama adalah ulang tahun Jakarta yang ke-499, kenapa diadakan di Jalan Rasuna Said ini? Kami ingin memperlihatkan kepada publik bahwa Jakarta sedang berbenah untuk mempunyai ikon baru di jalan ini. (Perapian jalan) memang belum selesai, tetapi bulan depan pasti akan selesai," kata Pramono.

2. CFD Rasuna Said efektif 1 Juni 2026

-
Potret Deklarasi Gerakan Pilah Sampah di kawasan Jalan Rasuna Said, Minggu (10/5/2026). (IDN Times/Tino).

CFD Rasuna Said juga dinilai sebagai jawaban Pemprov DKI menyoal tingginya permintaan ruang publik dari warga. Dalam uji coba hari ini, antusiasme warga membeludak di sepanjang rute CFD.

Pramono mengaku kaget melihat antusiasme tersebut. Masyarakat sudah tumpah ruah sejak pagi hari, meski ini baru uji coba perdana. Hadirnya lokasi baru ini diharapkan bisa memecah kepadatan warga yang selama ini selalu menumpuk di kawasan Sudirman-Thamrin setiap akhir pekan.

"Nantinya secara efektif akan kami lakukan per 1 Juni. Kenapa ini diadakan? Karena memang permintaan publik yang luar biasa dan tadi saya juga surprise dan kaget," ujar Pramono.

3. Sambil luncurkan gerakan pilah sampah

-
Potret Deklarasi Gerakan Pilah Sampah di kawasan Jalan Rasuna Said, Minggu (10/5/2026). (IDN Times/Tino).

Tak hanya meresmikan CFD, momentum pencanangan HUT ke-499 Jakarta ini juga diselipkan deklarasi gerakan pilah sampah. Pramono ingin mengubah pola hidup masyarakat Jakarta yang selama ini masih abai terhadap pengelolaan limbah rumah tangga.

Pemprov DKI menargetkan agar kebiasaan lama membuang sampah campur aduk langsung ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang bisa segera ditinggalkan.

"Sekarang kita mulai dengan dipilah terlebih dahulu, organik dan anorganik dipisahkan," ujar orang nomor satu di DKI Jakarta tersebut.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Related Articles

See More