Propam Periksa Kapolres Sukoharjo dan 3 Anggota Terkait Penggeledahan Ponpes

Divisi Propam Mabes Polri memeriksa Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma Sena dan tiga anggota terkait penggerebekan Pondok Pesantren Hamalatul Quran.
Keempat personel dinonaktifkan, sementara dugaan pelanggaran etika masih didalami oleh Propam Mabes Polri.
AKBP Andika Dharma Sena dicopot dari jabatan Kapolres Sukoharjo dan dimutasi sebagai Pamen Stamaops Polri.
Jakarta, IDN Times – Divisi Propam Mabes Polri memeriksa Kapolres Sukoharjo, AKBP Andika Dharma Sena, dan tiga anggotanya terkait penggerebekan Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an di Kabupaten Sukoharjo dan Karanganyar, Jawa Tengah, pada 27 Oktober 2026.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, ketiga anggota lainnya itu yakni Kasat Serse IPTU AS, Kanit Pidum IPDA FA, dan Kanit PPA IPDA RAP.
“Telah dilakukan pemeriksaan dan penonaktifan kepada yang bersangkutan, dan pemeriksaan dilakukan di Propam Mabes Polri,” kata Trunoyudo di Mabes Polri, Senin (2/11/2026).
Trunoyudo menjelaskan, tindakan penonaktifan keempat personel tersebut sebagai pertanggungjawaban. Namun demikian, proses penegakkan hukum terkait peristiwa pembakaran warung mi babi di Sukoharjo tetap berjalan.
“Ada proses penegakan hukum yang masih berlangsung, yaitu terkait dengan proses penegakan hukum yang masih dilaksanakan di wilayah Polda Jateng, dan kedua adalah terkait dengan masalah dugaan pelanggaran etika yang masih didalami oleh Propam Mabes Polri,” ujar dia.
Dalam kasus ini, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto (ADS) juga telah mencopot AKBP Andika Dharma Sena dari jabatan Kapolres Sukoharjo. Pencopotan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2463/XI/KEP./2026 pada 2 November 2026.
Andhika dimutasi sebagai Pamen Stamaops Polri. Sementara itu, posisi Kapolres Sukoharjo akan diisi oleh AKBP Indra Maulana Saputra yang sebelumnya menjabat Kapolres Boyolali.
Posisi Kapolres Boyolali akan diisi oleh AKBP Christopher Adhikara Lebang yang sebelumnya menjabat Kasubdit Regident Dit Lantas Polda Jateng.
“Polri melakukan mutasi tiga perwira menengah, yang salah satunya adalah menyangkut pergantian jabatan Kapolres Sukoharjo Jawa Tengah atas nama AKBP ADS,” kata Trunoyudo.



















