Puncak Bogor Macet pada Sabtu, One Way Diberlakukan Lebih Awal

- Kawasan Puncak Bogor padat kendaraan sejak pagi libur panjang, dengan lebih dari 10.000 kendaraan melintas dari arah Jakarta menuju kawasan wisata tersebut.
- Satlantas Polres Bogor memberlakukan sistem one way ke arah Puncak lebih awal mulai pukul 07.00 WIB untuk mengurai kemacetan dan mencegah penguncian arus lalu lintas.
- Sebanyak 120 personel disiagakan di titik rawan macet sepanjang jalur 22 km, sementara arus balik ke Jakarta diperkirakan dimulai sekitar pukul 12.00 hingga 13.00 WIB.
Bogor, IDN Times — Kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, kembali dipadati wisatawan saat momen libur panjang akhir pekan, setelah perayaan hari Paskah. Satlantas Polres Bogor melaporkan adanya peningkatan volume kendaraan yang signifikan menuju arah Puncak, Sabtu (4/4/2026) pagi.
Untuk mengurai kepadatan, pihak kepolisian telah menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas, termasuk sistem satu arah (one way) yang diberlakukan lebih awal guna menyerap arus kendaraan dari arah Jakarta.
Kasat Lantas Polres Bogor, Iptu Afif Widhi Ananto menyatakan, berdasarkan data traffic counting jasa marga, arus lalu lintas menunjukkan peningkatan volume sejak gerbang tol keluar. Kepadatan ini terpantau melonjak dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya. Dia juga mengonfirmasi bahwa ribuan kendaraan sudah memadati jalur tersebut sejak pagi hari.
"Jadi untuk kepadatan di arus wisata ke jalur Puncak ini, sampai dengan pukul 08.00 WIB itu sudah ada 10.000 kendaraan yang melintas dari Gerbang Tol Ciawi dari arah Jakarta menuju ke Puncak," ujar Iptu Afif saat ditemui di Simpang Gadog, Sabtu (4/4/2026).
1. Sistem one way arah atas diberlakukan lebih pagi

Melihat tingginya intensitas kendaraan yang datang dari arah Jakarta, Satlantas Polres Bogor memutuskan untuk menarik arus atau memberlakukan one way menuju Puncak lebih awal dari jadwal rencana semula.
Afif menjelaskan bahwa langkah ini diambil secara situasional untuk mencegah terjadinya penguncian arus di titik-titik penyempitan jalan.
"Sudah diberlakukan one way sejak pukul 07.00 sesuai dengan rencana awal kami. Hari ini one way diberlakukan lebih pagi lagi, mengingat arus kendaraan yang dari Jakarta menuju ke Puncak masih cukup tinggi," tuturnya.
2. Skema arus balik Jakarta diprediksi mulai siang hari

Afif menghimbau bagi pengendara yang hendak turun menuju Jakarta atau arah bawah, pihak kepolisian mengimbau untuk bersabar.
Saat ini, petugas masih melakukan proses "pending" atau penahanan arus bagi kendaraan yang datang dari arah Cianjur dan Bandung agar prioritas jalur diberikan kepada arus wisata yang naik. Polisi memprediksi rekayasa jalur bawah akan dilakukan setelah tengah hari.
"Kemungkinan pada hari ini kami akan melaksanakan one way dari arah Jakarta ke Puncak sampai dengan pukul 12.00 WIB. Maka kami akan memberlakukan arah sebaliknya sekitar pukul 12.00 atau 13.00 WIB," beber Afif.
3. Ada 120 Personel disiagakan di titik-titik rawan macet

Afif menyampaikan, guna memastikan kelancaran di sepanjang jalur sepanjang kurang lebih 22 kilometer tersebut, Polres Bogor telah menyiagakan ratusan personel. Fokus utama penjagaan berada pada titik hambat tradisional yang kerap menjadi sumber kemacetan.
Tercatat ada kenaikan sekitar 300 kendaraan per jam pagi ini jika dibandingkan dengan data 80.000 kendaraan yang melintas dalam 24 jam pada hari kemarin.
"Kami menggelar 120 personel dari Simpang Gadog ini sampai dengan perbatasan Cianjur, terutama pada titik-titik yang menjadi kerawanan seperti di Pasir Muncang, Megamendung, dan Pasar Cisarua," beber Iptu Afif.
















