Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tangis Nabilah O’Brien Jadi Tersangka: Di Mana Hati Nurani Kalian?

Tangis Nabilah O’Brien Jadi Tersangka: Di Mana Hati Nurani Kalian?
Pemilik Resto Bibi Kelinci Kopitiam, Nabilah O’Brien (IDN Times/Irfan Fathurohman)
Intinya Sih
  • Nabilah O’Brien, pemilik restoran Bibi Kelinci, menangis saat menegaskan dirinya korban pencurian oleh dua pembeli yang kini justru melaporkannya atas dugaan pencemaran nama baik.
  • Ia mengaku stres dan kehilangan fokus kerja selama lima bulan setelah ditetapkan sebagai tersangka, meski merasa telah bersikap kooperatif serta memiliki bukti CCTV terkait insiden tersebut.
  • Nabilah memohon perhatian Presiden Prabowo dan DPR agar membantu menghentikan dugaan kriminalisasi terhadap dirinya sebagai pelaku usaha kecil yang sedang berjuang mempertahankan bisnisnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Pemilik restoran Bibi Kelinci, Nabilah O’Brien, buka suara soal penetapan status tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik oleh dua orang pembeli di restonya, yakni Zendhy dan istrinya.

Tangis Nabilah pun pecah saat menyampaikan isi hatinya dalam jumpa pers di Restoran Bibi Kelinci, Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2026). Dia mengatakan, dirinya adalah korban pencurian oleh Zendhy dan istrinya.

"Saya ingin bertanya langsung, di mana hati nurani kalian? Kalian datang ke tempat saya, mengambil 14 produk makanan dan minuman kami tanpa membayar sepeser pun," kata Nabilah sambil menangis.

1. Pelaku diduga menghina karyawan

Tangis Nabilah O’Brien Jadi Tersangka: Di Mana Hati Nurani Kalian?
Pemilik Resto Bibi Kelinci Kopitiam, Nabilah O’Brien

Menurut dia, tindakan tersebut tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga menyakiti para pekerjanya yang sedang mencari nafkah.

"Tidak hanya itu, kalian menghina karyawan-karyawan saya, masuk ke area dapur saya, membentak dan mencaci maki karyawan saya yang sedang bekerja mencari nafkah," ujar dia sambil meneteskan air mata.

Nabilah juga menyoroti penanganan perkaranya di Bareskrim Polri. Dia menilai proses penyelidikan dan penyidikan ini terasa janggal.

Dia mengatakan, dugaan peristiwa pencurian di restorannya terekam kamera CCTV.

"Rekaman CCTV itu ada dan CCTV itu tidak pernah berbohong," kata Nabilah.

2. Nabilah mengaku stres

Tangis Nabilah O’Brien Jadi Tersangka: Di Mana Hati Nurani Kalian?
Pemilik Resto Bibi Kelinci Kopitiam, Nabilah O’Brien (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Nabilah mengaku selama ini bersikap kooperatif dalam menjalani proses hukum. Namun, dia merasa fakta yang disampaikan belum cukup untuk menghentikan proses hukum yang menjeratnya.

"Saya ini hanya rakyat, pelaku usaha kecil yang sedang berjuang menghidupi banyak orang di belakang saya," ujar dia.

Dia juga menyoroti tuntutan ganti rugi yang diajukan terhadapnya mencapai Rp1 miliar. Menurut dia, hal itu tidak sebanding dengan nilai makanan yang diambil.

Nabilah mengatakan, penetapan tersangka membuat kondisi mentalnya terganggu. Dia mengaku sulit fokus bekerja selama lima bulan usai ditetapkan sebagai tersangka.

"Saya stres. Saya sulit fokus bekerja selama lima bulan ini. Tiba-tiba saya dijadikan tersangka hanya karena menyuarakan fakta demi diri saya sendiri dan keamanan publik," kata dia.

3. Nabilah meminta perhatian pemerintah

Tangis Nabilah O’Brien Jadi Tersangka: Di Mana Hati Nurani Kalian?
Keributan yang terjadi di Resto Bibi Kelinci Kopitiam (instagram @nabobrien)

Nabilah juga meminta perhatian dari Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Komisi III DPR Habiburokhman agar membantu memastikan dirinya tidak menjadi korban kriminalisasi.

"Saya percaya masih banyak polisi yang baik dan pemerintah yang benar-benar berpihak pada pengusaha kecil. Mohon bantu saya agar kriminalisasi ini tidak menjadi akhir dari hidup saya, dari usaha saya," ucap dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in News

See More